Soal Hapus Premium, Azis Syamsuddin: Harus Ada Subsidi ke Rakyat

Petugas mengisi premium ke dalam sepeda motor di salah satu SPBU di Jakarta.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

VIVA – Pemerintah berwacana melakukan penghapusan bahan bakar minyak (BBM) Premium RON 88. Terkait munculnya kabar ini disoroti oleh berbagai macam kalangan masyarakat, ada yang pro dan juga kontra.

img_title Pelita Air Tebar Tiket Gratis Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Simak Cara Dapatnya

Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin mengatakan, terkait penghapusan Premium RON 88 memang telah menjadi kesepakatan bersama. Karena selama ini penggunaan BBM Premium dinilai tidak ramah terhadap lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu kan kesepakatan kita energi terbarukan, renewal energi itu kan sudah kesepakatan dengan luar negeri, karena emisi yang dituangkan dari hasil Premium akan mengotori udara dan dengan oktan yang lebih tinggi berarti emisinya rendah," kata Azis, di Aceh yang dikutip Selasa 24 November 2020.

img_title Orang Kaya Naik BMW Tapi Minum BBM Subsidi, Bahlil: Pakai Hati Juga

Menurut Azis, sebenarnya tidak ada tawar-menawar lagi untuk urusan lingkungan dan itu sudah kesepakatan dunia. Azis mendukung langkah ini karena untuk penggunaan bahan bakar ramah lingkungan itu harus diikuti oleh semua negara.

"Itu udah kesepakatan dunia, nggak usah kita sepakat kita harus ikut itu," ujar Azis.

img_title Pertamina Percepat Produksi Migas, Dukung Kemandirian Energi Nasional

Azis menyadari, memang jika nanti BBM Premium RON 88 dihapus, akan memberatkan sebagian masyarakat. Karena itulah Azis meminta kepada pemerintah untuk melakukan subsidi guna meringankan masyarakat.

"Makanya untuk itu perlu melakukan subsidi dalam hal UMKM, ekonomi kerakyatannya harus jalan. Orang merasa berat kan kalau daya belinya kurang, kalau daya belinya kuat, supply and demand-nya kuat, nggak ada yang mahal, nggak ada yang murah. Tergantung kualitas daripada supply and demand, dan kualitas daripada kekuatan daya beli secara hukum ekonomi," ujar Azis. (art)

Gedung Pertamina

Raih Posisi Puncak Fortune Indonesia 100 Gala 2026, Bukti Kinerja Pertamina di antara Perusahaan Tanah Air

PT Pertamina (Persero) kembali menempati posisi teratas dalam Fortune Indonesia 100 2026, sebagai perusahaan dengan pendapatan terbesar di Indonesia. Pengakuan tersebut…

img_title
VIVA.co.id
19 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut