Percepat Belanja, Menteri Basuki Tender Dini 1.900 Paket Kegiatan

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Batu Payung, Goa Cermin, Labuan Bajo.
Sumber :
  • VIVA/Dusep Malik

VIVA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono mengatakan, hingga saat ini pihaknya telah melakukan tender dini kepada sekitar 1.900 paket kegiatan untuk tahun anggaran 2021.

img_title Promo Tanggal Kembar Bikin Kalap? Ini Cara Belanja Hemat agar Gaji Tak Cepat Habis

Basuki berharap, langkah percepatan pelaksanaan ribuan tender itu akan bisa ikut menggenjot belanja modal pada masing-masing proyek kegiatan tersebut, guna mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sudah ada sekitar 1.900 kegiatan yang sudah mulai dilakukan tender dini," kata Basuki dalam telekonferensi di acara virtual pembukaan 'Konstruksi Indonesia 2020', Selasa 24 November 2020.

img_title Penjualan Eceran Naik, Makanan hingga Rokok Jadi Penopang Belanja Warga RI

"Jadi sekitar sebulan lalu sudah kita mulai, di mana 1.900 paket kegiatan itu juga sudah masuk ke sistem pengadaan secara elektronik (SPSE)," ujarnya.

Basuki mengakui, pelaksanaan lelang dini bagi ribuan paket kegiatan itu memang untuk mempercepat aspek belanja modal, dalam rangka mendukung program PEN. Karena, belanja pemerintah berarti pengadaan barang dan jasa di masing-masing paket kegiatan tersebut, merupakan salah satu aspek yang menopang perekonomian nasional di masa sesulit ini.

img_title Kenaikan Belanja Negara dalam APBN 2027 Disepakati Jadi Rp4.106 Triliun

Apalagi, sektor investasi belum bisa memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian nasional. Sementara itu, tingkat konsumsi masyarakat pun masih rendah karena dihantui pandemi COVID-19. 

"Bisa dilihat dari pertumbuhan ekonomi kuartal III-2020 atau bahkan mungkin di kuartal IV-2020 ini, di mana hanya belanja pemerintah saja lah yang menopangnya," kata Basuki.

Dia meyakini, apabila pelaksanaan tender dini di masing-masing paket kegiatan itu benar-benar bisa mempercepat belanja modal, maka hal itu diharapkan mampu memberikan dampak positif yang cukup signifikan bagi perekonomian nasional.

Karena, dengan kenaikan 15 persen saja pada aspek belanja pemerintah, hal itu dipastikan juga akan ikut mendongkrak pertumbuhan ekonomi menjadi minus tiga persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi ke depannya memang akan terus dilakukan (tender dini) untuk mempercepat belanja modal, agar pertumbuhan ekonomi lebih baik," tuturnya.

Diketahui, pemerintah rencananya akan mengalokasikan anggaran infrastruktur 2021 hingga mencapai Rp414 triliun. Dari jumlah tersebut, Kementerian PUPR akan mendapat porsi sepertiganya, yakni sekitar Rp150 triliun. (art)

Ilustrasi orang kaya

Orang Kaya Punya Tren Belanja Baru, Bukan Cuma Koleksi Barang Mahal!

Di tengah dinamika ekonomi dan perubahan gaya hidup, perilaku belanja konsumen kelas atas atau affluent mengalami pergeseran. Konsumen tidak lagi hanya mempertimbangkan..

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut