MRT Bakal Caplok 51 Persen Saham KCI

William Sabandar, Direktur Utama PT MRT Jakarta,
Sumber :
  • VIVA/ Purna Karyanto

VIVA – PT MRT Jakarta berencana akan membeli saham PT. Kereta Commuter Indonesia (KCI) dari perusahaan PT Kreta Api Indonesia sebesar 51 persen. Nantinya, KAI hanya menjadi pemegang saham minoritas perusahaan operator KRL commuterline tersebut.

img_title Ditegur karena Minum di MRT, Pria Ini Malah Cekcok dengan Satpam hingga Berujung Viral

Rencana Akuisisi ini merupakan arahan pada rapat kabinet terbatas bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Direktur Utama PT. MRT Jakarta, William Sabandar, mengaku mendapat penugasan langsung dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca juga: Tarif Cukai Naik 2021, Petani dan Buruh Pabrik Rokok Bakal Dapat BLT

img_title Demo Massa di Jakarta, MRT Tutup Sementara Pintu Masuk Stasiun Dukuh Atas

“Sehingga MRT dapat kepemilikan 51 persen pada PT KCI dan sisanya 49 persen dimiliki oleh KAI,” kata William di Jakarta, Kamis 10 Desember 2020.

Lanjut dia, akusisi 51 persen saham di PT KCI ini akan memberikan kewenangan bagi Pemrov DKI memanfaatkan kawasan di sekitaran Transit Oriented Development (TOD). Ini agar dapat terintegrasi selaras dengan pembangunan dan kebijakan Pemprov DKI Jakarta.

img_title Kejutan Survei! KDM Salip Anies di Bursa Capres, Elektabilitas Gibran Pepet AHY

“Ini adalah insiatif win-win. Dengan demikian akan meningkat kualitasnya karena meningkat stasiun lebih bagus dan tentu akan meningkatkan dari penumpang dan layanan dari KAI akan baik. Dan DKI akan mendapatkan manfaat akan lebih bagus dan dinikmati oleh masyarakat,” kata William.

Saat ini, menurutnya, proses due diligence atau penilaian aset PT KCI sedang dilakukan oleh konsultan PWC. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) juga turut mengawasi proses tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akuisisi PT KCI oleh MRT disiapkan anggaran sebesar Rp1,7 triliun. Namun, angka pastinya menunggu proses due diligence yang sedang berlangsung.

“Ini masih dalam proses dan diharapkan proses due diligence ini akan selesai Desember ini,” lanjut William. (ren)

Ilustrasi penumpang naik Transjakarta

Jumlah Penumpang Naik Transportasi Umum di Jakarta Naik pada September, Transjakarta Terbanyak

BPS DKI Jakarta mengemukakan jumlah penumpang angkutan publik di ibu kota yakni MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta mengalami peningkatan pada September 2026

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut