Harga Emas 18 Desember 2020: Produk Antam Naik, Global Melorot

Emas Antam.
Sumber :
  • ANTARA/Puspa Perwitasari

VIVA – Jelang akhir pekan harga emas pada perdagangan internasional melemah. Meski demikian secara mingguan harga emas masih naik di tengah ekspektasi stimulus tambahan ekonomi Amerika Serikat.

img_title Harga Emas Antam Turun Rp13.000, Jumat 30 Oktober 2026, Cek Daftar Terbarunya

Dilansir dari CNBC, Jumat, 18 Desember 2020, harga emas di pasar spot internasional turun 0,2 persen menjadi US$1.881,65 per ons. Namun sepanjang pekan ini, harga emas telah mengalami kenaikan sebesar 2,3 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca juga: Tarif Pungutan Naik, Dana Kelapa Sawit Tahun 2021 Bisa Rp45 Triliun

img_title Bahlil Sebut Pabrik Baterai CATL-Antam Segera Diresmikan

Hari ini emas berjangka AS juga mengalami penurunan. Logam kuning AS itu dibuka turun 0,1 persen  menjadi US$1.887,9 per ons.

Emas domestik

img_title Harga Emas Dunia Turun Lagi, Suku Bunga The Fed Bikin Investor Was-was

Di dalam negeri, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini dibanderol seharga Rp972 ribu per gram. Harga emas Antam itu naik Rp7.000 per gram jika dibandingkan dengan perdagangan kemarin.

Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, pembelian kembali atau buyback ditetapkan seharga Rp855 ribu per gram, atau naik Rp9.000 per gram dari perdagangan kemarin.

Adapun untuk harga emas berdasarkan ukuran, yakni lima gram dijual Rp4,63 juta, 10 gram Rp9,21 juta, 25 gram Rp22,9 juta, dan 50 gram Rp45,74 juta.

Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp91,41 juta, 250 gram Rp228,26 juta, dan emas 500 gram Rp456,32 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, untuk ukuran emas terkecil dan terbesar yang dijual Antam pada hari ini, yaitu 0,5 gram dibanderol Rp538 ribu dan 1.000 gram senilai Rp912,6 juta.

Antam juga mencatat hanya emas ukuran 25 gram, 100 gram, 250 gram, 500 gram dan 1.000 gram yang tersedia. (ase)

Harga Emas.

Harga Emas Terancam Terus Melemah? Kemendag Ungkap Biang Keroknya

Kemendag menyebut penguatan mata uang utama dunia dan kenaikan imbal hasil obligasi global menekan harga referensi emas pada periode pertama November 2026.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut