Menteri Luhut: Dewan Direksi LPI Diumumkan Minggu Depan

Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.
Sumber :
  • Instagram @luhut.pandjaitan

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan bahwa jajaran Dewan Direksi dari Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority, akan diumumkan selambat-lambatnya minggu depan.

img_title Suahasil Pede Investasi di RI Tumbuh 7% pada 2027, Ini Faktornya

"Saya harap minggu ini atau minggu depan kita bisa umumkan BoD (dewan direksi) yang akan mengurus soal investasi itu," kata Luhut dalam telekonferensi, Rabu 3 Februari 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Luhut mengatakan, para calon yang masuk ke barisan kandidat dewan direksi, yang nantinya akan mengelola dana abadi terbesar di Indonesia melalui LPI itu, saat ini masih berada dalam tahap seleksi oleh jajaran Dewan Pengawas LPI.

img_title Wakil Ketua Panja sebut Investasi hingga Haji Bodong akan Masuk RUU Perampasan Aset

Proses seleksi oleh jajaran dewan pengawas LPI itu pun terdiri dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri BUMN Erick Thohir, dan dewan pengawas profesional, yaitu Darwin Cyril Noerhadi, Yozua Makes, serta Haryanto Sahari.

"Kami percaya bahwa nantinya mereka bisa mendapatkan orang-orang yang terbaik untuk menjalankan organisasi (KPI) ini," ujarnya.

img_title RUU Perampasan Aset Bisa Rampas Harta Pelaku Investasi Bodong untuk Pemulihan Korban

Diketahui, sejumlah nama kandidat calon direksi LPI sempat beredar di publik beberapa waktu lalu. Nama-nama tersebut misalnya mantan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, mantan Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong, serta Direktur Utama Credit Suisse Rizal Gozali.

Kemudian ada juga nama-nama lainnya seperti mantan Direktur Keuangan Pertamina Arief Budiman, bahkan hingga Komisaris PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Pandu Patria Sjahrir.

Presiden Prabowo dalam Peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi, Jawa Barat.

Prabowo Sebut Pendidikan Butuh Investasi yang Besar, Akui Korupsi Sesungguhnya Awal Kehancuran Bangsa

Prabowo menegaskan pendidikan berkualitas membutuhkan investasi besar, guru hebat, serta pengelolaan sumber daya negara yang bersih dari korupsi dan penyelewengan.

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut