Atasi Pengangguran Akibat COVID-19, Luhut Dorong Program Padat Karya

Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.
Sumber :
  • Instagram @luhut.pandjaitan

VIVA – Pandemi COVID-19 di dunia telah melanda hampir satu tahun lamanya. Kondisi tersebut tidak hanya mengancam sisi kesehatan masyarakat, tetapi juga kondisi perekonomian masyarakat di Indonesia.

img_title Luhut Tegaskan Pasal Kerugian Negara Tak Dihapus dari UU Tipikor, Ini 4 Usulan Perubahannya

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan dalam mengatasi hal tersebut sejumlah langkah telah dilakukan pemerintah guna memulihkan ekonomi nasional dalam satu tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, salah satu upaya yang dilakukan adalah pelaksanaan program padat karya yang telah dilakukan di 34 provinsi di Indonesia. Program itu dibuat guna mengatasi angka pengangguran di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini.

img_title Angka Pengangguran Indonesia Turun ke 4,65 Persen, Terendah Sejak 1994

"Maka dari itulah sesuai arahan presiden Jokowi dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional, saya berkoordinasi dengan K/L terkait untuk membahas update pelaksanaan program padat karya di 34 provinsi guna mengurangi angka pengangguran di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini," kata Luhut dikutip VIVA dari Instagramnya, pada Senin 15 Februari 2021. 

Adapun, kata Luhut, beberapa program padat karya yang akan dilakukan adalah program padat karya terumbu karang, mangrove, desa wisata, dan garam rakyat. Program ini akan mulai dilaksanakan untuk menyerap tenaga kerja khususnya di wilayah padat penduduk. 

img_title Soal Luhut Usul Ubah Definisi Korupsi, Yusril: Tidak Bisa Sembarangan

Selain itu, lanjut mantan Kepala Staf Kepresidenan itu, beberapa program padat karya yang sudah dikerjakan juga telah memberikan manfaat, seperti yang sedang berlangsung di Kementerian PUPR yang telah menyerap jutaan tenaga kerja.

"Seperti yang sudah dikerjakan Kementerian PUPR, akan mempekerjakan sebanyak 1,2 juta orang dari program padat karya proyek infrastruktur seperti perbaikan jalan dan drainase," jelasnya.

Pelatihan pangkas rambut bagi peserta lintas ormas melalui program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN) di Bekasi

Tekan Pengangguran, Polisi Bekasi Bekali Warga Keahlian Pangkas Rambut

Polres Metro Bekasi Kota menggelar kursus pangkas rambut melalui program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN) yang diikuti 38 peserta dari berbagai organisasi.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut