Kemenhub Target Serap 39 Ribu Orang dalam Program Padat Karya Jateng

Menhub Budi Karya dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Stasiun Tawang.
Sumber :
  • VIVA/Teguh Joko Sutrisno

VIVA – Kementerian Perhubungan menargetkan untuk menyerap hingga 39 ribu orang tenaga kerja melalui program padat karya di sektor perkeretaapian Jawa Tengah pada tahun 2021.

img_title Kereta Api Argo Sindoro dan Argo Merbabu Dihapus, Dilebur Jadi KA Muria Mulai Oktober 2026

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan bahwa program padat karya di sektor perkeretaapian Jateng itu akan dilakukan dengan alokasi anggaran sebesar Rp3,2 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini merupakan komitmen kami untuk hadir membantu masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19, dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi nasional," kata Budi dalam keterangan tertulisnya, dikutip pada Selasa, 16 Februari 2021.

img_title KAI Tambah Perjalanan KA dari Surabaya ke Jakarta, Catat Daftar Keretanya

Baca: Stasiun Tawang Semarang Lumpuh Kena Banjir, Air Masuk ke Ruang Tunggu

Budi mengatakan, tahun 2021 program padat karya menjadi salah satu program prioritas nasional yang tengah digenjot oleh pemerintah karena manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

img_title KAI Tambah Gerbong Sejumlah KA, Ini Daftar Kereta yang Dapat Tambahan

"Penyelenggaraan program padat karya di sektor transportasi, antara lain berupa pemeliharaan dan pembangunan terminal, bandara, pelabuhan, jalur kereta api, dan fasilitas keselamatan transportasi," ujarnya.

Dia merinci kegiatan padat karya yang dilakukan pada tiga proyek infrastruktur perkeretaapian di Jawa Tengah itu, yakni, pertama Proyek Elektrifikasi Jalur KA Lintas Yogyakarta-Solo.

Proyek itu memiliki lingkup pekerjaan berupa galian tanah pekerjaan drainase sepanjang 425 meter, galian tanah pekerjaan retaining wall sepanjang 221 meter, dan pembersihan lapangan/area stasiun yang diperkirakan dapat menyerap 2.520 orang tenaga kerja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua, Proyek Elektrifikasi Jalur KA Lintas Solo Balapan-Solo Jebres, dengan lingkup kegiatan padat karya berupa galian fondasi tiang Listrik Aliran Atas (LAA), galian kabel 20kv (LAA), bobok/bongkar beton eksisting, pasir urug bawah pondasi, dan urugan tanah kembali yang semuanya diperkirakan dapat menyerap 1.840 orang tenaga kerja.

Ketiga, Proyek Pembangunan Jalur KA Bandara NYIA Kulonprogo (2019-2021), dengan lingkup kegiatan padat karya, yakni penjagaan semboyan dan alat kerja, kegiatan flagman, penyiraman debu, pekerjaan bekisting, pembesian dan cor, kegiatan pengeceran rel, ballast dan bantalan. Juga kegiatan pembongkaran direksi kit, yang seluruhnya dapat menyerap 34.650 orang tenaga kerja.

Stasiun Gambir

Ada Demo di Jakarta Hari Ini, KAI Ungkap Kondisi Terbaru Perjalanan Kereta dari Gambir

Aksi demonstrasi yang berlangsung di sejumlah titik Jakarta pada Selasa (20/10/26), tidak mengganggu operasional perjalanan kereta api dari Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.

img_title
VIVA.co.id
20 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut