Cenderung Oversupply, PLN Beberkan Pasokan Listrik di Jamali

Pekerja melakukan pemeriksaan konduktor Sutet di Arcamanik, Bandung, Jawa Barat
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

VIVA – PT PLN mengatakan bahwa pihaknya melihat kecenderungan akan adanya kelebihan pasokan listrik atau oversupply, pada kapasitas pembakit listrik regional Jawa, Madura, dan Bali (Jamali).

img_title PGE Siapkan Siasat Pendanaan Masif Kejar 1,8 GW 2034, RI Mau Jadi Nomor 1 Dunia Kalahkan AS

Hal itu diutarakan oleh Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura, dan Bali, Haryanto WS, dalam telekonferensi di acara Webinar Efisiensi Penyediaan Tenaga Listrik PT PLN (Persero).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Haryanto menjelaskan, kelebihan pasokan listrik itu dapat dilihat dari total kapasitas pembakit listrik regional Jawa, Madura, dan Bali, yang sampai Desember 2020 tercatat mencapai 40,1 GW.

img_title Heboh Motor Listrik Terbengkalai di Bekasi Disebut Barang Bukti Korupsi MBG, Kejagung Ungkap Fakta Mengejutkan

"Kontribusi konsumsi 70 persen dari sales total nasional," kata Haryanto dalam telekonferensi, Selasa 23 Februari 2021.

Dia menambahkan, tahun ini masih akan ada lagi tambahan kapasitas 2.500-3.000 MW, dan tahun depan masih akan bertambah 4.000-5.000 MW. Kemampuan supply pembangkit ini diakui Haryanto sangat cukup, dan bisa menjadi modal untuk melayani kebutuhan pasokan listrik di wilayah Jamali tersebut.

img_title Putus Ketergantungan BBM, Nelayan di Bali Kini Pakai Perahu Listrik

Apalagi, dengan adanya kecenderungan kelebihan pasokan listrik itu, Haryanto memastikan jika PLN juga harus meningkatkan permintaan akan kebutuhan pasokan listrik di wilayah Jamali tersebut.

"Ini akan cenderung oversupply. Nah ini PR kita untuk meningkatkan demand," ujarnya.

Dia menegaskan, sebenarnya upaya meningkatkan permintaan akan kebutuhan pasokan listrik di wilayah Jamali tersebut memang harus menjadi prioritas PLN, karena saat ini sekitar 61 persen pelanggan PLN terdiri dari para pelanggan tegangan rendah (TR).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, lanjut Haryanto, total jumlah pelanggan tegangan tinggi (TT) hanya sekitar 7 persen saja, dan pelanggan tegangan menengah (TM) sebanyak 32 persen. Komposisi inilah yang diakui Haryanto menjadi aspek pembeda antara kebutuhan pasokan listrik bagi regional Jamali dengan wilayah regional lainnya.

"Para pelanggan kita 61 persen ini adalah pelanggan TR (tegangan rendah). Sementara yang tegangan menengah (TM) itu ada 32 persen, dan pelanggan listrik tegangan tinggi (TT) hanya sekitar 7 persen," ujarnya.

Deretan motor listrik yang terparkir di lahan terbuka di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat

Heboh Motor Trail Listrik Diduga untuk MBG Mangkrak di Bekasi, TNI Bilang Begini

Viralnya deretan motor trail listrik yang terbengkalai di sebuah lahan kosong di Bekasi, Jawa Barat, juga turut dikomentari TNI. TNI membantau motor itu milik mereka.

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut