ABB Terbitkan Buku Putih, Panduan Perangi Perubahan Iklim

Sistem motor elektrik dan variable speed drives bantu kurangi perubahan iklim.
Sumber :
  • Istimewa

VIVA – Guna mendukung pengurangan dampak perubahan iklim di dunia khususnya akibat aktivitas industri, ABB menerbitkan buku putih yang mengungkapkan potensi peningkatan efisiensi energi secara signifikan dalam industri dan infrastruktur yang dipelopori oleh sistem motors dengan tingkat efisiensi tinggi terbaru yang dilengkapi variable speed drive.

img_title Mendiktisaintek Dorong Penguatan Kepemimpinan Kampus, Riset hingga Industri Disorot

Sebab, menurut Badan Energi Internasional (IEA), industri menyumbang 37 persen dari total penggunaan energi global, dimana 30 persen diantaranya dikonsumsi oleh gedung-gedung bertingkat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Walaupun tidak disadari, sistem motor elektrik dan variable speed drives yang memungkinkan pengoperasian optimal telah hadir dan menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari. 

img_title Ngeri! Panas Ekstrem di Eropa Menelan 50 Ribu Korban Jiwa, Angka Kematian Lampaui Rekor 2022

Keduanya menggerakkan beragam rangkaian aplikasi yang mendasari cara hidup masyarakat modern, mulai dari pompa industri, kipas dan konveyor industri manufaktur, sistem propulsi untuk transportasi hingga kompresor untuk peralatan listrik dan sistem pemanas, ventilasi serta pendingin udara di dalam gedung.

Untuk itu, teknologi motors dan drives telah mengalami kemajuan pesat selama satu dekade terakhir, dilengkapi desain inovatif yang memungkinkan terciptanya efisiensi energi secara signifikan. 

img_title Anggota DPR: Pengawalan pasokan Gas Harus Hasilkan Dampak Nyata Bagi Dunia Usaha

Hasil riset independen memprediksi jika sistem yang digunakan saat ini diganti dengan peralatan dengan tingkat efisiensi energi optimal, konsumsi listrik global dapat dipangkas hingga 10 persen. 

Presiden ABB Motion Morten Wierod mengatakan dengan sistem motor elektrik dan variable speed drives akan menyumbang lebih dari 40 persen pengurangan emisi gas rumah kaca untuk memenuhi target iklim 2040 yang ditetapkan Perjanjian Paris.

"Efisiensi energi industri memiliki kapasitas tunggal terbesar untuk memperlambat dampak perubahan iklim. Hal ini pada dasarnya merupakan solusi iklim dunia,” jelas Morten Wierod dalam keterangannya, dikutip Rabu 3 Maret 2021. 

Ia menuturkan, sejauh ini dampak terbesar yang ABB hasilkan dalam mengurangi emisi gas rumah kaca adalah melalui teknologi terdepan yang mengurangi penggunaan energi pada industri, bangunan, dan transportasi.

Selain itu, berbagai langkah telah diambil untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik dan sumber energi terbarukan. ABB yakin bahwa inilah saatnya melakukan hal yang sama terhadap teknologi industri demi memberikan manfaat yang lebih besar bagi lingkungan dan ekonomi global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pentingnya peralihan industri dan infrastruktur ke sistem drives dan motors hemat energi tersebut berperan penting dalam kehidupan masyarakat yang berkelanjutan,” tegas Morten Wierod. 

“Mengingat 45 persen konsumsi listrik dunia digunakan untuk menggerakkan motor elektrik pada gedung dan aplikasi industri, investasi dan pengkinian teknologi dan sistem akan menghasilkan efisiensi yang sangat besar,” tambahnya.
 

Wakil Ketua MPR RI, Ibas Yudhoyono

Dorong Hilirisasi Industri Kehutanan, Ibas: Proses Produksi Harus Diperbaiki Agar Tak Boros

Ibas mendorong penguatan hilirisasi industri kehutanan agar potensi sumber daya alam dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian juga kesejahteraan masyarakat.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut