Soal Artis Pom-pom Saham, Kemenkeu: Bagus Tapi Harus Ikuti Ini

Layar monitor pergerakan saham dan IHSG
Sumber :
  • VIVA/Muhamad Solihin

VIVA – Beberapa waktu terakhir ini marak fenomena artis yang kerap merekomendasikan untuk membeli saham-saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal tersebut dikenal dengan istilah 'pom-pom saham', oleh sebagian kalangan masyarakat Indonesia khususnya di ranah pasar modal.

img_title MSCI Jadi Sorotan Pasar, Danantara Malah Mulai Serok Saham BUMN dalam Dua Hari Terakhir

Saat dimintai tanggapan terkait hal itu, Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan dan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Deni Ridwan, menilai bahwa apa yang dilakukan oleh para artis sebenarnya baik untuk menggenjot minat generasi muda untuk mulai berinvestasi di pasar modal Tanah Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, hal itu hanya apabila informasi yang disampaikan oleh para artis itu mengandung kebenaran dari sisi informasi terkait pasar modal, dan tidak menyesatkan orang yang pada akhirnya mengikuti rekomendasi tersebut.

img_title Jawaban Menko Airlangga soal MSCI Akan Turunkan Status Saham RI: Biasa Dia Ngancam-ngancam Dikit

"Ini langkah bagus untuk tetap menjaga minat masyarakat, terutama generasi muda dan selebritis, agar mereka mau berinvestasi di pasar keuangan," kata Deni dalam telekonferensi, Rabu 10 Maret 2021.

"Tapi di sisi lain, mereka bertanggung jawab untuk kasih info yang akurat dan bisa dipertanggungjawabkan kepada publik," ujarnya.

img_title IHSG Merosot di Bawah 5.000, Danantara Mau Tambah Saham BUMN

Di sisi lain, Deni mengaku menyerahkan sepenuhnya masalah itu kepada pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terkait ketentuan dan aturan yang harus dilakukan oleh para public figure yang melakukan pom-pom saham tersebut.

Menurut Deni, sebaiknya OJK berkenan memanggil para public figure yang kerap melakukan hal itu, guna membahas aturan, ketentuan, atau bahkan etika dalam hal merekomendasikan saham-saham tertentu kepada masyarakat.

"Jadi memang saya pikir OJK harus proaktif dalam melakukan upaya sosialisasi, termasuk memanggil influencer dan memberikan 'advice' yang bisa diikuti oleh para pengikutnya," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, beberapa artis lokal telah terjun ke dunia pasar modal, dan kerap merekomendasikan saham-saham yang bisa diinvestasikan para investor. Misalnya seperti Raffi Ahmad dan Ari Lasso, yang beberapa kali merekomendasikan sejumlah saham melalui media sosialnya (pom-pom saham).

Namun, aksi kedua artis itu justru menjadi bahan cibiran oleh kalangan pasar modal, karena mereka dinilai hanya merekomendasikan saham-saham tertentu tanpa melihat kinerja perusahaan yang direkomendasikannya tersebut. Sehingga, hal itu dinilai hanya mendompleng kinerja saham dari perusahaan yang direkomendasikan tersebut.
 

Ilustrasi - Bursa Efek Indonesia (BEI)

Bos BEI Siapkan Strategi Baru untuk Menghukum Saham Gorengan, Investigasi akan Dibuka ke Publik

BEI menyiapkan mekanisme baru untuk menginvestigasi dugaan manipulasi harga saham. Bursa akan mengumumkan periode transaksi yang diperiksa dan dapat membatasi rekening.

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut