Bos BEI Beberkan Pengakuan Dunia Terhadap Ekonomi Syariah RI

Dirut BEI Inarno Djajadi
Sumber :
  • VIVAnews/M Ali Wafa

VIVA – Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) yang juga Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jakarta, Inarno Djajadi memastikan, berbagai upaya nyata pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia pada 2-3 tahun terakhir, mulai membuahkan hasil. Kini Indonesia menjadi lima besar pelaku ekonomi syariah global.

img_title IHSG Sempat Anjlok saat Pembukaan, Berbalik Menguat ke 5.409 pada Perdagangan Selasa

Hal ini terlihat dari peringkat Global Islamic Economic Indicator (GIEI) Indonesia, yang naik menjadi peringkat empat dunia di tahun 2020. Dari sebelumnya di peringkat 10 di 2018 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selain itu, hampir seluruh sektor prioritas ekonomi syariah Indonesia seperti misalnya halal food, fashion, muslim trendy travel, semuanya masuk dalam peringkat 10 besar di tataran global," kata Inarno dalam telekonferensi, Rabu 17 Maret 2021.

img_title Bos BEI Siapkan Strategi Baru untuk Menghukum Saham Gorengan, Investigasi akan Dibuka ke Publik

Sementara dari sisi pasar modal syariah, Inarno memastikan bahwa Indonesia juga berhasil meraih penghargaan The Best Islamic Capital Market pada ajang penghargaan internasional Global Islamic Finance Awards (GIFA). Penghargaan tersebut didapatkan secara berturut-turut dalam dua tahun terakhir.

Karenanya, Inarno meyakini bahwa ekonomi dan keuangan syariah akan dapat turut mendorong proses pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi COVID-19 seperti saat ini.

img_title Asing Kembali Net Sell Rp1,29 Triliun, Saham BBCA Dilepas Rp766 Miliar saat IHSG Menguat

Baca juga: Sentra Vaksinasi BUMN Suntik Lebih dari 50 Ribu Orang dalam 9 Hari

"Dukungan pembiayaan dari lembaga keuangan syariah dibutuhkan untuk menjaga pemulihan di sektor prioritas," ujarnya.

Dari sisi pemerintah, Inarno menjelaskan bahwa dukungan pembiayaan ini juga telah diwujudkan melalui penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Instrumen keuangan itu membiayai pembangunan prasarana publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu ada pula penerbitan Green Sukuk, untuk mendukung kelestarian lingkungan. Sementara dari industri perbankan syariah adalah melalui penyaluran pembiayaan atau kredit.

"Selama tahun 2020, pembiayaan yang disalurkan melalui perbankan syariah tumbuh sebesar 8 persen year on year. Lebih tinggi dibandingkan industri perbankan konvensional yang totalnya terkontraksi sekitar minus 2,41 persen secara yoy," ujarnya.

IHSG. (foto ilustrasi)

IHSG Ditutup Menguat ke 5.282, Saham Astra dan BBCA Melonjak Hampir 8 Persen

IHSG ditutup naik 0,31 persen ke 5.282,31 pada sore hari ini, Rabu 28 Oktober 2026. Saham ASII dan BBCA sangat menguat, sementara ISAT dan BRPT melemah.

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut