Kata Dirut Pertamina soal Penyebab Kebakaran Kilang Balongan

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

VIVA – Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati menyatakan, hingga saat ini penyebab terbakarnya tangki T-301G PT Pertamina (Persero) Refinery Unit (RU) VI Balongan belum bisa diketahui.

img_title Daftar Harga BBM Terbaru 1 Oktober 2026 di Pertamina, Shell, Vivo dan BP

Kilang minyak milik PT Pertamina RU VI Balongan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat tersebut terbakar pada Senin dini hari Sekitar pukul 00.45 WIB. Menurutnya, kilang ini saat ini telah dinonaktifkan untuk pemadaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk penyebabnya belum kita ketahui pasti, jadi sampai saat ini kami masih investigasi dibantu pihak berwenang," kata dia saat konferensi pers, Senin, 29 Maret 2021.

img_title Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru

Oleh sebab itu, Nicke menekankan, Pertamina saat ini fokus untuk penanganan kejadian darurat di lapangan, seperti lokalisir kebakaran ke tempat yang lebih kecil hingga penanganan para warga yang tinggal di lokasi kilang.

"Kondisi terkini api telah dapat dilokalisir, artinya sudah kita lokalisir di tanggul dekat sana dengan demikian kami pastikan api tidak akan menjalar ke daerah lain," tegas dia.

img_title Kebakaran Hotel Raffles Jaksel Masih Misterius, Penyebabnya Belum Terkuak

Sebelumnya  Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional Ifki Sukarya  juga belum bisa memastikan penyebab utama kebakaran. Namun, dipastikannya kebakaran terjadi di tengah hujan lebat dan petir. 

"Penyebab kebakaran belum diketahui dengan pasti, namun pada saat kejadian kondisi sedang turun hujan lebat disertai petir," kata Ifki dalam keterangan resmi. 

Kilang yang terbakar adalah kilang Balongan yang berlokasi di Desa Balongan, Kecamatan Indramayu, Jawa Barat. Pertamina memastikan keamanan warga di sekitar lokasi kejadian dengan melakukan evakuasi ke tempat aman.

Photo :
  • ANTARA/Dedhez Anggara

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertamina juga tengah mengupayakan berbagai bentuk bantuan untuk memenuhi kebutuhan warga di pengungsian. "Warga yang diungsikan berasal dari desa Balongan yang merupakan desa yang berlokasi paling dekat dengan tempat kejadian," katanya. 

Di tempat pengungsian, kata dia, Pertamina menyiapkan kelengkapan pencegahan COVID-19 berupa masker dan hand sanitizer, serta memastikan warga tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Ilustrasi BBM

Daftar Harga BBM Pertamina 1 Oktober 2026, Pertamax Naik atau Tetap?

Harga BBM Pertamina per 1 Oktober 2026 tidak berubah. Pertamax tetap Rp15.950 per liter, Pertalite Rp10.000, dan Pertamina Dex Rp25.200 per liter. Baca di sini

img_title
VIVA.co.id
1 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut