Ridwan Kamil Putuskan Bandara Kertajati Jadi Bengkel Pesawat

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Adi Suparman.

VIVA - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyampaikan bahwa Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Kabupaten Majalengka akan difungsikan untuk Maintenance, Repair, Overhaul (MRO) atau perawatan pesawat.

img_title Fasilitas Perbaikan Pesawat di RI Kini Mampu Penuhi Standar Regulasi Penerbangan Eropa

Ridwan Kamil memastikan fungsi tersebut tidak menghilangkan peran komersialisasi angkutan penumpang dan layanan kargo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bandara Kertajati akan difokuskan juga pada MRO sehingga semua pesawat bisa maintenance di sana," ujar Ridwan Kamil, Selasa, 30 Maret 2021.

img_title Tiket Pesawat Domestik Kelas Ekonomi Turun 11-13 Persen Periode Natal-Tahun Baru

Baca juga: Bandara Kertajati Diklaim Sanggup untuk Jemaah Haji Jawa Tengah

Menurutnya, hasil rapat pada Senin, 29 Maret 2021, Kertajati disarankan membuka peluang bisnis non penumpang.

img_title Hore! Pemerintah Siapkan Stimulus Tiket Pesawat untuk Nataru 2027 Senilai Rp722 Miliar

"Kita tahu juga bisnis bandara itu tidak hanya penumpang, ada juga kargo dan perawatan. Tadi dibahas agar Kertajati bisnis juga pada nonpenumpang, kalau kargo sudah dimulai," katanya.

Menurutnya, pihaknya mendapatkan calon pelanggan maskapai untuk komersialisasi MRO. "Juga saya laporkan ke Pak Presiden ada pihak penerbangan internasional di Asia yang juga berminat membuka MRO maskapainya di Kertajati," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ridwan Kamil menilai, penyebab bisnis MRO dipilih karena layanan penumpang di Kertajati tidak maksimal karena akses darat tidak memadai.

"Bandara Kertajati ini belum berfungsi optimal karena Tol Cisumdawu belum selesai. Tapi, tadi disampaikan Menteri PUPR bahwa Desember 2021 akan terhubung," katanya.

Jet Tempur AS, F-4 Phantom.

AS Kirim 10 Pesawat Militer ke Timur Tengah, Iran Bakal Digempur Lagi?

Amerika Serikat (AS) mengirim 10 pesawat angkut militer ke pangkalan udara di wilayah Negev selatan, yang dijajah Israel, di tengah persiapan kemungkinan serangan ke Iran

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut