Anindya Bakrie Dukung Pengembangan Aspal Buton di Sultra

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Anindya Bakrie
Sumber :
  • ANTARA

VIVA – Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Pemberdayaan Daerah Anindya Novyan Bakrie mendukung pengembangan industri aspal Buton yang ada di Sulawesi Tenggara (Sultra).

img_title Terungkap! Peran Ibu Kandung dan Ayah Tiri dalam Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Toilet Umum Pasar Kebayoran Lama

"Kami sudah berdiskusi dengan Kepala BKPM dan juga Pak Gubernur tentunya melihat bahwa potensi industri aspal Buton sangat besar sekali dikembangkan di Sulawesi Tenggara," kata Anindya di Kendari, Rabu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, ia meminta kepada Ketua Kadin Sultra yang telah dilantik periode 2021-2026 beserta pengurusnya bisa melihat potensi yang ada di Sultra untuk dikembangkan.

img_title Berawal dari Senggolan dengan Mobil Lain, Avanza Berujung Tabrak Pemotor hingga Tewas di Kembangan

Hal itu penting, karena kata dia, bahwa Kadin Provinsi Sulawesi Tenggara merupakan salah satu motor penggerak perekonomian di wilayah itu apalagi memiliki banyak potensi.

"Berbagai macam kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara masing-masing mempunyai kekuatan sendiri (potensi) dan yang paling penting bagaimana Kadin dan pengurusnya yang baru saja dilantik bisa membuat perekonomian daerah lebih baik," ujard dia.

img_title Toa Masjid di Tangsel Diduga Ditembak Senapan Angin, Polisi Turun Tangan Usut Pelaku

Ia menyampaikan pasca (usai) COVID-19 penting dalam membangun kerja sama yang erat antara Kadin pusat dan daerah guna menunjang pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kami di Kadin Indonesia percaya bahwa daerah yang kuat nasionalnya akan kuat, (namun) daerahnya lemah maka nasional (juga) akan lemah," katanya.

Sebelumnya, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara akan menjadi kawasan ekonomi khusus (KEK) aspal.

"Kita ingin Kabupaten Buton itu menjadi kawasan ekonomi khusus aspal," kata Bahlil di sela-sela Pelantikan Ketua Umum beserta pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara masa bakti 2021-2026 di Kendari, Selasa.

Ia menyampaikan, terkait harapan tersebut pihaknya telah melaporkan hingga ke tingkat Presiden.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Prosesnya sekarang sudah berjalan Saya sudah laporkan ke tingkat mengko dan saya juga sudah laporkan ke tingkat presiden. Sekarang tahapannya persiapan administrasinya berjalan," ujar dia.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa semua hasil produksi aspal buton juga akan dibeli oleh negara karena aspal buton dinilai berkualitas internasional yang dapat diekspor. Apalagi, saat ini Indonesia masih mengimpor 1,2 juta ton aspal per tahun.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut