Bumi Resources Genjot Program Pertanian Organik di Arutmin

Bumi Resources tingkatkan program pertanian organik di Arutmin.
Sumber :
  • Dokumentasi BUMI.

VIVA – PT Bumi Resources Tbk (BUMI), melalui anak usahanya yakni PT Arutmin Indonesia, melanjutkan program pembangunan berkelanjutan dalam bidang pertanian.

img_title Hadapi El Nino, 7.000 Petani Jagung Bersama Bayer Sukses Tingkatkan Panen hingga 15 Persen

Deputy President Director BUMI, Adika Nuraga Bakrie menjelaskan, program tersebut yakni berupa pelatihan pembuatan pupuk kompos dan pupuk organik. Hal itu dilakukan bersama warga desa binaan Arutmin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yaitu perwakilan Desa Sarang Tiung, Desa Gedambaan, Desa Tirawan, Desa Hilir Muara, Desa Batuah, Desa Semayap, dan Kelurahan Kotabaru Hilir," kata Nuraga dalam keterangan tertulisnya, Kamis 8 April 2021.

img_title Rosan Tegaskan Kualitas Layanan Jadi Kunci Iklim Investasi Kondusif, Kementan Raih Predikat Terbaik

Baca juga: Sri Mulyani Pede Ekonomi 2021 Tumbuh Hingga 5,3 Persen, Ini Caranya

Nuraga memastikan bahwa pihaknya menyambut positif inisiatif kegiatan yang dilakukan oleh Arutmin tersebut. Sebab, salah satu kendala utama dalam pemanfaatan dan pengembangan pertanian saat ini adalah tingginya biaya operasional pembelian pupuk.

img_title Perlindungan Lahan Pertanian Diperkuat, Kepastian Usaha Petani Makin Terjaga

Inisiatif Arutmin guna mendukung program pertanian organik yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian, adalah melakukan pelatihan pembuatan pupuk organik.

"Bahan bakunya sendiri sangat mudah didapat dan tersedia di lingkungan sekitar, terutama yang berasal dari kotoran dan urine ternak," ujar Nuraga.

Untuk itu, Nuraga pun memastikan bahwa tujuan yang ingin dicapai dari pelatihan ini antara lain adalah agar peternakan dapat memaksimalkan manfaat limbah kotoran dan urine ternak. Yang, nantinya akan memiliki nilai jual.

Kemudian, para petani yang memiliki ternak sapi/kambing, dapat mengurangi biaya operasional pembelian pupuk. Hal ini menurutnya juga dapat memunculkan integrasi sektor pertanian dan peternakan, dan mendukung pertumbuhan tanaman hias.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Program ini menjadi bukti bahwa grup BUMI berkomitmen tinggi untuk melaksanakan program Pemerintah dalam Sustainable Development Goals (SDGs)," kata Nuraga.

"Kami terus berinovasi dan memperkuat peran perusahaan dalam kepedulian terhadap masyarakat sekitar tambang, sekaligus tetap melaksanakan program pengembangan masyarakat sebagai salah satu kontribusi perusahaan," ujarnya.

Ilustrasi petani bawang.

Cuaca Tak Menentu hingga Gangguan Hama, Industri Pertanian Hadapi Tekanan Produktivitas

Industri pertanian terus berkembang mengikuti perubahan kebutuhan masyarakat, kondisi lingkungan, dan kemajuan teknologi. Sektor ini tidak hanya berperan dalam menyediak

img_title
VIVA.co.id
2 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut