Ini Besaran Diskon Tarif Listrik April-Juni 2021

Meteran listrik/Ilustrasi.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

VIVA – Perusahaan Listrik Negara (PLN) menegaskan Pemerintah akan tetap memberikan stimulus listrik hingga Juni 2021, sebagai wujud perlindungan sosial pemerintah kepada masyarakat di tengah pandemi COVID-19, sekaligus memulihkan perekonomian negara.

img_title Geber Program Lisdes, Pemerintah Targetkan Seluruh Desa di Indonesia Teraliri Listrik di Tahun 2029

EVP Tarif dan Subsidi PT PLN Tohari Hadiat menjelaskan, pelanggan rumah tangga 450 VA dan 900 VA, serta bisnis dan industri daya 450 VA pasca bayar akan mengalami perubahan besaran stimulus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Tohari, keputusan terkait stimulus listrik diputuskan, dan seluruh pelanggan yang sudah menerima strimulus 2020 dan Januari 2021, akan tetap menerima stimulus sebesar 50 persen dari yang dibayarkan sebelumnya.

img_title ESDM Komitmen Perkuat Jangkauan Listrik: Kita Bangun Akses yang Lebih Baik

Untuk pelanggan rumah tangga 450 VA sebelumnya gratis sekarang membayar 50 persen. Pelanggan rumah tangga 900 VA yang sebelumnya diskon 50 persen, maka sekarang diskonnya menjadi 25 persen, sehingga pelanggan membayar 75 persen.

"Sementara untuk pelanggan pra bayar, diskon diberikan saat pembelian token," katanya dalam dialog FMB9 KPCPEN yang diselenggarakan daring pada Rabu, 14 April 2021.

img_title Ciri-ciri Pria Tewas Tersengat Listrik di Gardu LRT Pancoran: Rambut Gondrong Beruban dan Pakai Sweater Biru

Tohari menambahkan, untuk pelanggan UMKM dan rumah tangga selama periode April hingga Desember 2020, pemerintah sudah alokasikan Rp13T. Sementara antara Januari sampai dengan April 2021, pemerintah sudah kucurkan sekitar Rp4,7T.

Sementara itu, Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada Fahmi Radhi mengaku dirinya setuju dengan program stimulus listrik ini. Karena menurutnya, langkah pemerintah sesuai dengan salah satu tujuan stimulus, yakni mengurangi beban rakyat karena dampak pandemi COVID-19.

"Ini keputusan tepat karena diskonnya langsung dapat dilakukan instan. Sehingga stimulusnya dapat tepat sasaran," kata Fahmi.

Fahmi menjelaskan, keputusan pemerintah yang dinilainya tepat itu sesuai dengan kajian yang hasilnya menunjukkan bahwa penurunan tarif listik dan bahan bakar minyak (BBM) akan meningkatkan daya beli.

Namun demikian, di tengah kabar baik itu, Fahmi meminta agar PLN memperhatikan faktor non teknis sehingga informasi terkait perubahan besaran stimulus itu tidak kontra produktif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Perlu public relation mix melalui surat, media, TV agar tidak terjadi keributan yang merugikan PLN," pungkasnya.

Baca juga: PLN Klaim 96 Persen Pasokan Listrik di Adonara NTT Sudah Pulih

Bus Arjuno.

Bidik Mobilisasi Pertambangan, VKTR Beberkan Bus Listrik Arjuno Angkut 25 Penumpang Bisa Tempuh hingga 350 Km

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (“VKTR), pelopor elektrifikasi kendaraan komersial di Indonesia, turut berpartisipasi dalam Mining Indonesia 2026 yang sedang berlangsung.

img_title
VIVA.co.id
11 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut