Trafik Daring Naik, Airlangga Ungkap Melejitnya Ekonomi Digital

Belanja Online
Sumber :
  • Istimewa Alfamart

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa lalu lintas dari layanan daring (online) terus naik akibat Pandemi COVID-19. Aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat beralih ke layanan online atau digital.

img_title Subsidi Upah Rp300 Ribu Cair Lagi, Ada Anggaran Rp12 Triliun untuk 13,3 Juta Pekerja hingga Akhir Tahun

Dia menekankan, ini menjadi salah satu manfaat adanya Pandemi COVID-19 terhadap perekonomian. Selama pandemi, terjadi perubahan pola konsumsi masyarakat dari online ke offline sehingga trafik online naik 15.029 persen saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terjadi shifting pola konsumsi barang dan jasa, dari offline ke online. Terjadi kenaikan trafik online sebesar 15-20 persen sehingga ini mempertegas pentingnya digitalisasi," kata dia dalam diskusi virtual, Rabu, 28 April 2021.

img_title Teknologi Digital Bikin Bayar Patungan Lebih Mudah, Cukup Foto Struk

Akibat naiknya trafik online ini, ekonomi digital pada 2020 dikatakannya tumbuh pesat meskipun perekonomian secara umum terkontraksi hingga minus 2,07 persen pada 2020. Ekonomi digital dikatakannya mampu tumbuh hingga 11 persen secara tahunan pada 2020.

"Di samping dampak negatif, pandemi juga memberikan manfaat terhadap perkembangan ekonomi digital di tengah banyak tantangan di 2020. PDB (produk domestik bruto) ekonomi digital mencapai US$44 miliar atau tumbuh 11 persen dari tahun 2019," tuturnya.

img_title FEKDI x IFSE 2026 Jadi Ajang Sinergi BI dan Pemerintah Pacu Ekonomi Keuangan Digital RI

Bahkan dia melanjutkan, berbagai lembaga internasional telah memprediksi bahwa kekuatan ekonomi digital akan terus melejit ke depannya. Ini yang diharapkannya mampu dimanfaatkan dengan optimal bagi pelaku usaha di Indonesia ke depannya.

"Bahkan, Presiden McKinsey Global Institut, ekonomi digital akan mampu menyumbang US$130-150 miliar dari pertumbuhan PDB di tahun 2025, selanjutnya dalam jangka panjang, besaran kontribusi digital pada PDB bisa mencapai 3 persen," ucap Airlangga.

Dengan adanya perubahan perilaku konsumen ini akibat Pandemi COVID-19, tentu ditekankannya kompetisi bisnis secara digital juga perlu diantisipasi oleh para pelaku usaha. Apalagi pelaku UMKM juga perlu semakin banyak didorong masuk ke ekosistem digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebanyak 37 persen konsumen baru memanfaatkan ekonomi digital pada saat pandemi. Selain itu 45 persen pelaku usaha juga aktif melakukan penjualan melalui e-commerce selama pandemi," tuturnya.

Airlangga menekankan, pemerintah memandang UMKM digital sebagai kunci pemulihan ekonomi. Untuk itu, pemerintah berkomitmen mendorong digitalisasi UMKM offline untuk masuk ke online dan juga memberikan stimulus bagi UMKM yang sudah masuk digitalisasi.

Ilustrasi game online.

Punya Banyak Game Fisik? Koleksinya Kini Bisa Beralih Menjadi Digital

Xbox resmi meluncurkan program Disc-to-Digital yang memungkinkan game fisik tertentu diklaim sebagai lisensi digital. Simak cara kerja, batasan, dan game yang didukung.

img_title
VIVA.co.id
1 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut