Tol Laut Angkut Perdana VCO dari Maluku Utara ke Jawa

Kapal tol laut rute Maluku Utara, Sulawesi dan Pulau Jawa untuk mengangkut berbagai kebutuhan sembako.
Sumber :
  • ANTARA/Abdul Fatah

VIVA – Program Tol Laut yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan mengangkut komoditas minyak kelapa murni atau VCO (virgin coconut oil) untuk kali pertama dari Pelabuhan Matui Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara, menuju ke Pulau Jawa.

img_title Aktivitas Gunung Dukono Meningkat, Dua Letusan Terjadi dalam Selang 42 Menit

"Pemuatan minyak kelapa murni (VCO) perdana sekitar 8 ton. Mungkin kalau lancar bisa jadi produk unggulan dari Jailolo Halmahera Barat," kata Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Jailolo, B Wisnu Sentyaki dalam keterangan di Jakarta, Rabu, 28 April 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wisnu mengatakan daerah itu terkenal kaya akan hasil bumi terutama yang berasal dari buah kelapa. Semenjak ada Tol Laut, hasil bumi yang dihasilkan masyarakat setempat kini mampu menjangkau pasar yang lebih luas hingga ke Jawa.

img_title Bulog Kanwil Maluku dan Maluku Utara Perketat Pengawasan SPHP!

Ia mengungkapkan beberapa hasil bumi yang menjadi unggulan dari wilayah itu adalah kopra atau kelapa kering. Dan kini untuk kali pertama olahan lain dari kelapa, yakni minyak kelapa murni atau VCO dikirim melalui Tol Laut.

"Kopra selalu jadi muatan paling banyak, namun kami juga selalui sosialisasi agar komoditi lainnya bisa dikirim juga melalui Tol Laut," ujarnya.

img_title Prabowo Heran Sherly Tjoanda Dapat Tepuk Tangan Paling Meriah: Pemilu Masih Lama

Pelabuhan Matui Jailolo resmi menjadi bagian dari trayek Tol Laut pada awal tahun 2020. Sejak saat itu pihaknya rutin melakukan sosialisasi dan koordinasi guna meningkatkan optimalisasi Tol Laut terutama untuk muatan baliknya.

Pelabuhan ini disinggahi KM Logistik Nusantara 3 dengan rute Surabaya-Makassar-Jailolo-Morotai dan kembali dengan rute Morotai langsung ke Surabaya. Dengan muatan balik terbanyak adalah kopra.

Wisnu mengungkapkan, muatan balik terakhir yang dikirim dari Pelabuhan Jailolo sebanyak 32 kontainer. Optimalisasi muatan balik Tol Laut ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sebab terjadi kenaikan pendapatan dari produk yang mereka kirim ke Pulau Jawa melalui Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"KM Logistik Nusantara 3 telah sandar di Pelabuhan Matui Jailolo dan mulai kegiatan muatan bongkar sebanyak 51 kontainer dan muatan balik 32 kontainer," ungkapnya.

Dia menjelaskan cumi merupakan komoditi lokal unggulan lainnya selain kopra. Bahkan cumi segar yang berasal dari Jailolo sudah masuk ke dalam program prioritas Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Barat untuk dikirimkan ke Surabaya melalui Tol Laut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut