Sepatu Bata Terbebas dari Gugatan Pailit, Bisnis Berjalan Normal

Toko sepatu Bata
Sumber :
  • bata.com.sg

VIVA – Direktur PT Sepatu Bata Tbk (BATA), Hatta Tutuko menegaskan, status Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) sementara bagi pihaknya telah dicabut oleh Pengadilan Niaga (PN) Jakarta Pusat. Pencabutan dilakukan sejak Kamis, 20 Mei 2021.

img_title Purbaya Jamin Dana Buat Pembayaran Utang Whoosh Tersedia, Simak Penjelasannya

"Bahwa terkait gugatan pailit tersebut PKPU sudah membatalkan, karena melihat posisi keuangan kita tidak dalam posisi yang perlu dipailitkan," kata Hatta dalam telekonferensi, Rabu 16 Juni 2021. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengenai utang, Hatta pun membeberkan bahwa beban itu sifatnya untuk kepentingan bisnis. Pembiayaan tersebut dinilai wajar untuk bertahan di tengah Pandemi COVID-19 saat ini.

img_title RUPO Setujui Perpanjangan Tenor, Waskita Karya Rampungkan Restrukturisasi Utang

"Dan itu normal, yang kemudian kita bayar untuk menjalankan bisnis," ujarnya.

Hatta menegaskan, pihaknya tidak melihat kekhawatiran dalam urusan utang itu, karena diyakini kondisi keuangan perseroan cukup sehat.

img_title Pemerintah Serap Utang Rp 34 Triliun Pekan Ini

Baca juga: Kasus COVID Melonjak, Menaker: Keselamatan Pekerja Harus Diutamakan

Hal itu dibuktikan dari keputusan PKPU yang juga sudah membatalkan proses pailit tersebut. Karena melihat laporan keuangan BATA yang diklaimnya dalam posisi yang sehat dan tidak mengkhawatirkan.

"Apakah perlu financing? Tidak, sampai saat ini tidak ada financing yang sifatnya dari luar. Kita tetap bisnis seperti biasa, di mana ada keuntungan kita pakai untuk memperkuat posisi keuangan kita," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, Pengadilan Niaga (PN) Jakarta Pusat telah mencabut status Penundaan Kewajiban PKPU. Sementara PT Sepatu Bata Tbk atau BATA, pada Kamis 20 Mei 2021.

Sebelumnya, gugatan kepada PT Sepatu Bata terdaftar Tbk itu terdaftar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dengan nomor perkara 114/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN Niaga Jkt.Pst.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya Ungkap Cicilan Utang Whoosh Rp1 Triliun dengan Tenor 80 Tahun

Purbaya ungkap utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh menggunakan skema cicilan sekitar Rp1 triliun per tahun dengan tenor hingga 80 tahun.

img_title
VIVA.co.id
8 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut