BRINS Pede Greensurance Makin Populer di Era Kendaraan Listrik

CEO BRINS Fankar Umran.
Sumber :
  • Dokumentasi BRI Insurance.

VIVA – Semakin populernya kendaraan listrik mendorong seluruh industri terkait dengan otomotif, menerapkan proses bisnis yang ramah lingkungan. Hal tersebut tidak terkecuali pada industri asuransi. 

img_title Kejar Ekonomi 6 Persen, Investasi Indonesia 2027 Ditarget Tembus Rp2.258 Triliun

Merespons hal tersebut, Chief Executive Officer BRI Insurance (BRINS) Fankar Umran mengungkapkan, proses bisnis yang dilakukan pihaknya saat ini sudah sejalan dengan tren tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fankar, pada forum investasi yang dibuka Presiden Joko Widodo mengatakan, proteksi seperti asuransi juga berperan untuk mendorong terwujudnya industri otomotif yang ramah lingkungan.

img_title Kendaraan Listrik Hasil Konversi Punya Aturan Berbeda, Ini Penjelasannya

"Jika hanya membangun, tetap akan ada 'lubang' di saat terjadi risiko akan apa yang telah dibangun. Oleh karena itu saya pikir penting untuk asuransi ikut berperan dalam memajukan industri otomotif ramah lingkungan ini," ujar Fankar dikutip dari keterangannya, Rabu, 14 Juli 2021.

Dia mengungkapkan, BRI Group inisiatif ESG sudah diterapkan dalam berbagai aspek dengan triple bottomline, 3P yaitu People, Planet, dan Prosperity. Mulai dari menjalankan operasional bisnis yang ramah lingkungan, kebijakan perusahaan yang berbasis green economy dan lain sebagainya. 

img_title Terpopuler: Motor Cruiser Mirip Harley, Adu Nmax vs PCX, hingga Aturan Kendaraan Otonom

"Jadi kami ingin memastikan untuk poin P terakhir kami mengutamakan prosperity dibandingkan profit. Perusahaan tidak sekadar mengedepankan bagaimana mencari profit namun juga mementingkan kesejahteraan bersama," tegasnya.

Baca juga: PLN Kasih Diskon Tambah Daya Listrik, Intip Cara Dapatnya

Dalam hal ini dia menegaskan, BRINS sendiri telah menginisiasi beberapa produk greensurance dengan paperless policy. Di mana business process dilakukan secara paperless dan beralih kepada digital business. 

Seperti, pay as you drive, ketika pertanggungan dapat disesuaikan dengan pemakaian. Produk ini diharapkan akan membantu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi secara masif. Sehingga, polusi udara dapat dikurangi dan semakin ramah lingkungan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu ada juga Incentive for Eco-Friendly Vehicle dengan memberikan premi yang lebih murah atau extra coverage untuk kendaraan ramah lingkungan serta green for old. Di mana untuk kendaraan yang mengalami risiko total loss akan dilakukan penggantian dengan kendaraan ramah lingkungan atas kesepakatan bersama.

“Saya pikir kita harus mulai men-switch mindset kita dari greed mindset ke green mindset demi kemajuan yang berkelanjutan" tutup Fankar.

Truk listrik Fuso eCanter

Insentif Mobil Listrik Diminta Meluas, Kini Giliran Kendaraan Komersial

Moeldoko mendorong pemerintah memberikan insentif kendaraan komersial listrik untuk menekan emisi CO2 dan biaya logistik, sekaligus mempercepat elektrifikasi sektor trans

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut