Erick Thohir Tegaskan BUMN Harus Jadi Lokomotif UMKM

Menteri BUMN Erick Thohir.
Sumber :
  • Instagram @erickthohir

VIVA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bekerja sama dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita terkait peningkatan penggunaan produk dalam negeri di BUMN.

img_title Prabowo Mau Tutup 700 BUMN, Perusahaan yang Bikin Laporan Keuangan Palsu Ikut Disikat

Kerja sama ini dikukuhkan dalam penandatanganan Nota Kesepahaman antara dua kementerian tentang Kerja sama Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri di BUMN dan UMK Mitra Binaan BUMN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Erick menekankan, kerja sama ini merupakan rangkaian dari usaha BUMN untuk terus mendukung majunya bisnis UMKM melalui kerja sama pengadaan produk-produk mereka.

img_title IHSG Merosot di Bawah 5.000, Danantara Mau Tambah Saham BUMN

"Ini memperbaiki ekosistem kita dengan tadi sertifikasi TKDN untuk UMKM luar biasa dan juga bagaimana kita bangun e-procurement dan procurement academy," tutur dia saat memberikan sambutan di acara tersebut, Kamis, 9 September 2021.

Baca juga: Kemenkeu: Investasi Akan Perhatikan Perubahan Iklim

img_title BNI Pertahankan Predikat Tertinggi Penerapan GCG Dua Tahun Berturut-turut

Dengan kerja sama tersebut dan pengawasan yang lebih ketat terhadap sertifikasi UMKM maupun produk-produknya, Erick berharap, UMKM yang dikerjasamakan dengan BUMN betul-betul yang berdiri sendiri.

"Karena itu kita kerja sama dengan Kementerian Investasi ini didaftarkan ke OSS sehingga tersambung semua datanya karena kita kan tidak mau dengan niat yang baik ternyata di UMKM nya ada kita-kita lagi. Nah ini yang saya minta," tuturnya.

Dia pun memastikan, di bawah kepemimpinannya, BUMN akan lebih terbuka dalam proses pengadaan. Tujuannya agar BUMN tidak terus menerus menjadi menara gading yang kaya sendiri. BUMN ditegaskan harus menjadi lokomotif dari UMKM.

"Bukan layaknya lagi BUMN ini jadi menara gading tapi justru kita harus bisa berkompetisi di market yang terbuka dan bersamaan menjadi lokomotif, UMKM di belakangnya. Karena itu, kita bicara jangan BUMN yang untung UMKM-nya pailit," tegas dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui pengawasan yang lebih ketat dan kerja sama ini Erick berharap ekonomi Indonesia bisa lebih cepat pulih dari dampak Pandemi COVID-19. Salah satunya dengan semakin banyaknya tercipta lapangan kerja.

"BUMN harus sangat terbuka dan merangkul karena memang kondisinya saat ini amat sangat sulit dan ini bagian dari pembukaan lapangan kerja dan di era industri 4.0 kita coba memastikan bagaimana program BUMN ini membuka lapangan kerja," ucap Erick.

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani

Danantara Sudah Tutup 364 BUMN, Rosan Roeslani: Target Akhir Tahun 700 Perusahaan

CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan perampingan perusahaan (streamlining) sebanyak 364 perusahaan BUMN. Langkah ini diambil

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut