Pemerintah China Paksa Perusahaan Jack Ma Pecah Bisnis Alipay

Pendiri Alibaba, Jack Ma (Foto/Antara)
Sumber :
  • vstory

VIVA – Pemerintah China di Beijing sepertinya ingin memecah bisnis dari Alipay. Bisnis aplikasi pembayaran yang sangat populer di dunia ini seperti yang kita ketahui dimiliki miliarder China Jack Ma yang tergabung dari Grup Ant.

img_title Tertinggal dari China, Produsen Mobil Jepang Reformasi Total Waktu Pengembangan Mobil, dari 5 Tahun Menjadi 2 Tahun

Dilansir dari Channel News Asia, pada Senin 13 September 2021, bahwa pemecahan aplikasi untuk bisnis pinjaman tersebut dilakukan Pemerintah China untuk membuat perusahaan itu semakin menguntungkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, pemecahan perusahaan tersebut juga dilakukan pemerintah China untuk mendorong Ant menyerahkan data penggunanya. Serta membuat perusahaan patungan baru yang sebagiannya akan dimiliki oleh negara.

img_title Parkir di Gang Sempit Bikin Keringat Dingin, Mobil Ini Punya Cara Sendiri

Baca juga: Pria Ini Ngaku Joko Widodo di Depan Kepala BIN dan Ganjar Pranowo

Nantinya, perusahaan-perusahaan yang didukung oleh negara atau Pemerintah China akan mengambil saham yang cukup besar dalam perusahan patungan tersebut dengan Ant.

img_title Oppo Indonesia Buka Registrasi Minat Find X10, Ini Spesifikasi Lengkapnya

Selain itu, para mitra juga berencana untuk mendirikan perusahaan penilaian kredit pribadi di mana Ant dan Zhejiang Tourism Investment Group Co Ltd masing-masing akan memiliki 35 persen saham di usaha tersebut.

Mitra yang didukung negara tersebut, berdasarkan sumber yaitu Hangzhou Finance and Investment Group dan Zhejiang Electronic Port, masing-masing akan memegang sedikit saham yaitu tak lebih dari 5 persen.

Adapun dengan adanya aturan baru dan perusahaan patungan baru tersebut, maka nantinya Ant tidak akan menjadi satu-satunya pemberi pinjaman online di China.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, pada April 2021, regulator China meminta Ant untuk merombak bisnis secara menyeluruh, termasuk mengubah Ant menjadi perusahaan induk keuangan, dan menutup dua bisnis pinjaman mikro yang menguntungkan Jiebei dan Huabei, menjadi perusahaan pembiayaan konsumen baru.

Otoritas pengatur China telah menargetkan Ant Group dan raksasa platform internet lainnya dengan tindakan keras yang mencakup masalah antimonopoli dan privasi, data pengguna, dan mata uang kripto.

Volkswagen ID Buzz

Senjakala Produsen Mobil Eropa, Volkswagen akan Pangkas Lagi 12.000 Pekerja

Produsen mobil Eropa alami periode sulit, produsen otomotif multinasional asal Jerman, Volkswagen, berencana memangkas 12.000 pekerja tambahan hingga 2030.

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut