Cara Menteri ESDM Optimalisasi Pemanfaatan EBT

Menteri ESDM Arifin Tasrif
Sumber :
  • VIVA/Mohammad Yudha Prasetya/Tangkapan layar

VIVA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif menegaskan, pihaknya telah menerapkan sejumlah kebijakan dalam upaya mendorong optimalisasi pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT).

img_title Tak Hanya Tuding Singapura Jual Lagi Gas dari RI, Bahlil Juga Beberkan Data Ini

Arifin menyebut, salah satu kebijakan itu antara lain yakni 'phasing out', atau penghentian secara bertahap operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"(Langkah ini) sebagai salah satu upaya menuju target net zero emission atau netral karbon," kata Arifin dalam telekonferensi, Senin 20 September 2021.

img_title Bank Mandiri Akui Beri Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam untuk Modal Tambang Batu Bara, Rp17 Triliun Sudah Cair

Baca juga: KAI: Pelempar Batu ke Kereta Api Bisa Dipenjara Seumur Hidup

Arifin mengaku, saat ini pemerintah juga tengah melakukan pengembangan EBT secara masif, sambil mengembangkan interkoneksi super grid guna memberikan efisiensi dari sisi pelaksanaan konservasi energi.

img_title Bahlil Ungkap Dugaan Aktivitas Tambang di Perkebunan Sawit, Sejumlah Perusahaan Diperiksa

Menurutnya, kapasitas pembangkit listrik EBT dapat berjalan dengan optimal, jika didukung dengan interkoneksi super grid.

"Yang memungkinkannya menyalurkan tenaga listrik dan menghubungkan antara demand dan resource EBT," ujarnya.

Arifin menambahkan, Kementerian ESDM juga masih akan terus berkomitmen untuk melakukan upaya-upaya menuju transformasi energi dan dekarbonisasi, melalui optimalisasi pemanfaatan EBT.

"Proyeksi kami dalam hal menuju target net zero emission di sektor energi, maka hal itu akan berkontribusi mengurangi emisi 1.526 juta ton CO2 emission," kata Arifin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karenanya, Menteri ESDM pun kembali menekankan bahwa pemanfaatan sumber energi alternatif harus dioptimalkan, untuk mengurangi ketergantungan akan energi fosil.

"Untuk itu sumber energi alternatif harus dapat semakin dioptimalkan lagi ke depannya," ujarnya.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia

Babak Baru Tambang Indonesia, Bahlil Benahi Produksi hingga Percepat Hilirisasi Mineral

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendorong penataan produksi, pengetatan perizinan, dan percepatan hilirisasi mineral agar kekayaan alam

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut