Berkah Supercycle Komoditas dan Titik Imbang Lingkungan
- Ernest Zacharevic
Komitmen Pemerintah Soal Lingkungan
Sementara itu, terhadap lonjakan harga batu bara beberapa waktu terakhir ini, memiliki dampak tersendiri khususnya bagi masalah emisi karbon dan hal-hal terkait komitmen pelestarian lingkungan di sekelilingnya.
Karenanya, Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan mengatakan, transisi energi adalah suatu keniscayaan yang mungkin tidak bisa kita hindari, sebagai jalan tengah bagi kondisi tersebut.
"Tapi biar bagaimanapun kita masih punya potensi cadangan batu bara yang cukup besar, dan pastinya ini juga memberikan pemasukan terhadap penerimaan negara baik dari sisi royalti, perpajakan, maupun PNBP," kata Mamit saat dihubungi VIVA, Rabu 22 September 2021.
Dengan kondisi ini, Mamit menilai bahwa mau tidak mau saat ini adalah momen yang tepat bagi Indonesia, sebagai salah satu eksportir terbesar batu bara, untuk mengoptimalkan kesempatan tersebut.
Meskipun di satu sisi Indonesia telah berkomitmen terhadap upaya-upaya untuk melestarikan lingkungan, termasuk dalam upaya dekarbonisasi, namun Mamit meyakini bahwa pemerintah juga akan memenuhi komitmen terhadap lingkungan itu.
"Bahwa memang kita punya komitmen untuk transmisi energi, iya. Bahkan pemerintah sudah memiliki komitmen 2060 untuk Indonesia Zero emission, di mana PLN akan mem-pensiun kan semua PLTU tersebut," ujarnya.
Kapal tongkang pengangkut batu bara saat melintas di Sungai Musi, Palembang
- ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Meski demikian, Mamit menegaskan bahwa semua hal itu tentunya membutuhkan proses dan tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Dia bahkan yakin bahwa PLN juga memiliki rencana jangka panjang, perihal bagaimana proses mereka untuk mem-pensiunkan PLTU-PLTU yang menggunakan batu bara sebagai bahan bakarnya tersebut.
Mamit pun menegaskan bahwa komitmen Indonesia terhadap lingkungan akan tetap terjaga dan tetap berjalan, karena sebelumnya pemerintah memang telah berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan bauran energi 23 persen pada tahun 2025 mendatang.
"Saya yakin pemerintah tetap akan mengusahakan hal tersebut. Apalagi saat ini pemerintah sedang meningkatkan renewable energy seperti PLTS Atap, kemudian geothermal, dan biomass sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mengejar bauran energi tersebut," ujarnya.