Pulihkan Ekonomi Perhotelan, Prokes Terus Dibenahi

Petugas hotel saat merapikan kamar di Kota Malang. (ilustrasi)
Sumber :
  • VIVA/Lucky Aditya

VIVA – Terus dilonggarkannya berbagai aturan dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) saat ini, menjadi momentum mempercepat pemulihan ekonomi dari sektor pariwisata. Salah satunya adalah kembali aktifnya perhotelan dengan syarat utama penerapan protokol kesehatan (prokes). Maka saat ini terus diperketat untuk memutus mata rantai penularan COVID-19.

img_title Perkuat Ekosistem Haji, Danantara Akuisisi Hotel Novotel Thakher Makkah

Ketua Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPDPHRI) Jawa Barat, Herman Muchtar menjelaskan, kepatuhan prokes ini terukur berdasarkan sertifikat Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE). Sertifikat ini merupakan program Kemenparekraf dan terbukti memberikan pengaruh baik pada pemulihan ekonomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Keberadaan CHSE cukup memberi hal yang positif terhadap lebih detailnya penerapan 3M dalam rangka menghambat berkembangnya pandemi COVID-19," ujar Herman, Senin 4 Oktober 2021.

img_title Danantara Akuisisi Lahan 4,4 Hektare dan Hotel di Makkah

Namun menurutnya, sertifikasi ini harus dikaji ulang karena jadi beban berat dengan pembiayaan Rp12 juta per perusahaan ditengah minimnya modal akibat pandemi. 

"Sehingga tidak dapat menjangkau pada semua anggota khususnya hotel dan restoran se Indonesia," ujarnya.

img_title Cuma Hapus Nama Saksi di Berkas Perkara, Febrie Adriansyah Cs Dapat Rp60 M Hingga Sertifikat Hotel di Bali

Bahkan, ditengah ketidakpastian kapan berakhirnya COVID-19 ini, CHSE hanya berlaku satu tahun. "Ini juga memberatkan pengusaha apabila dalam pelaksanaan sertifikasi ini sudah tidak ditanggung oleh pemerintah," katanya.

Tidak hanya itu, dalam penerapan ini kurangnya ketegasan bagi hotel yang tidak menerapkan prokes standar CHSE. "Di lapangan, tidak ada perbedaan bagi hotel dan restoran yang mendapat maupun yang belum mendapat sertifikat CHSE. Saat ini tamu yang datang pada umumnya tidak memperhatikan mana yang sudah dan mana yang belum bersertifikat CHSE," ungkapnya.

Menurutnya, jika penerapan prokes ingin terukur dan sejalan dengan pemulihan ekonomi, pemerintah wajib menggratiskan biaya CHSE. "Kalau tetap ingin diberlakukan maka kami harap sertifikasi CHSE ini dibiayai pemerintah dan berlaku minimal lima tahun," katanya.

Resiko penularan COVID-19 saat ini masih tinggi. Untuk itu, cara yang paling efektif dilakukan untuk mencegah penularan yaitu dengan mematuhi protokol kesehatan dan selalu melakukan 3M : Memakai Masker, Menjaga Jarak dan jauhi kerumunan serta Mencuci Tangan Pakai Sabun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

#ingatpesanibu
#satgascovid19
#pakaimasker
#cucitanganpakaisabun
#jagajarak

Pullman Bandung Grand Central

3 Hotel Strategis Dekat Gedung Sate Bandung untuk Liburan Keluarga

Jika Anda berencana untuk berlibur bersama keluarga di Bandung, memilih hotel yang tepat sangat penting. Pilihan hotel yang strategis akan memudahkan akses ke mana saja.

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut