Menkeu: RI Cepat Pulih dari Varian Delta Dibanding Negara Lain

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kantornya.
Sumber :
  • instagram @smindrawati

VIVA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa tidak semua negara dapat dengan cepat mampu pulih dari varian delta COVID-19, terutama dari sisi ekonomi.

img_title Suahasil Nazara Pastikan Gaji PNS Tetap Dibayar Lewat Bank, Bukan Kopdes Merah Putih

Dia mengatakan, Indonesia mampu dengan cepat mengendalikan sebaran varian tersebut. Sehingga data-data penyebaran COVID-19 saat ini sudah sangat rendah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada 23 Oktober 2021, Menkeu mengatakan, kasus harian COVID-19 Indonesia yang bertambah 802 pasien adalah terendah sejak Juni 2020. Pada 24 Oktober 2021 pun jumlahnya kian turun menjadi 623 pasien.

img_title Raih 71,5 Persen dari Target APBN, Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Capai Rp240,1 T

Data kasus harian tersebut menurutnya turun tajam dari kondisi pada Juli 2021 yang menjadi puncak penyebaran varian delta hingga mencapai lebih dari 50 ribu kasus.

"Ini semua hal yang luar biasa bagus. Karena kalau bisa diakui, di seluruh negara dalam menghadapi delta varian, mereka tidak selalu cukup efektif dalam waktu yang relatif cepat," kata dia saat konferensi pers, Senin, 25 Oktober 2021.

img_title Realisasi TKD Per September 2026 Capai Rp599,2 Triliun, Suahasil Ungkap Rinciannya

Menkeu Sri Mulyani Indrawati.

Photo :
  • instagram @smindrawati

Baca juga: Erick Thohir: Garuda Harus Fokus Rute Domestik, Bisa Sehat Lagi

Dia pun melanjutkan, penurunan kasus harian ini diiringi dengan rendahnya kasus aktif yang sebanyak 14.803 pasien, kematian 23 orang dan Bed Occupancy Ratio Wisma Atlet 2,6 persen.

"Untuk bisa menurunkan dan mengendalikan kembali meskipun dengan jumlah vaksinasi yang cukup besar, negara di Eropa, Amerika bahkan RRT sekarang sedang menghadapi meskipun cakupan vaksinasi mereka cukup besar," tegasnya.

Sri mengatakan, dari sisi indikator ekonomi, Indonesia juga mencatatkan kinerja yang positif di banding negara-negara lain, khususnya di negara-negara utama ASEAN.

Berdasarkan data PMI Manufaktur pada September 2021, indeks kinerja manufaktur Indonesia mencatatkan ekspansi yang kembali solid di level 52,2.

Angka indeks tersebut ditegaskannya lebih tinggi dibandingkan Filipina yang sebesar 50,9, Thailand 48,9, Malaysia 48,1 dan Vietnam 40,2.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini tidak berarti delta varian dan COVID selesai. Ekspansi manufaktur yang ditunjukkan sudah sebesar 52,2 dan di berbagai negara ASEAN juga mulai menunjukkan pemulihan. Indonesia yang tertinggi diantara ASEAN 5," ujar dia.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara melantik 5 pejabat pimpinan tinggi madya

Sekjen Era Purbaya Dicopot, Menkeu Suahasil Rombak Jajaran Pejabat Kemenkeu

Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara merombak jajaran pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada Jumat (23/10/2026).

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut