Rugi Rp220 Miliar, Damri di Bandung Setop Beroperasi

ilustrasi bus Damri.
Sumber :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin

VIVA –  Layanan transportasi Damri di Kota Bandung Jawa Barat, resmi berhenti beroperasi di delapan rute mulai hari ini akibat terdampak pandemi. Bahkan, sebelumnyapun terjadi polemik antara karyawan dengan manajeman.

img_title Kasus Penipuan Bintara Polri Rp28 M, 2 Polisi Dipecat, Nama Eks Pejabat Polda Jambi Ikut Terseret

Kedelapan rute yang dihentikan sementara yaitu Cicaheum-Cibeureum, Ledeng- Leuwipanjang, Dipatiukur-Leuwipanjang, Elang-Jatinangor via Cibiru, Dipatiukur- Jatinangor, Kebon Kalapa- TJ Sari, Cicaheum- Leuwipanjang, Alun- Alun Bandung-Ciburuy. Tiga rute yang beroperasi Jatinangor-Elang via tol, Cibiru-Kebon Kelapa, Alun-alun-Kota Baru Parahyangan. 

"Pandemi dan pembatasan mobilitas masyarakat telah menekan kegiatan operasional kami.
Sepanjang tahun buku 2020, DAMRI secara keseluruhan mencatatkan kerugian sekitar Rp220 miliar," ujar Corporate Secretary Perum Damri, Sidik Pramono, Kamis 28 Oktober 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, langkah ini jadi jalan terbaik karena Damri merupakan layanan bisnis non subsidi. "Sehingga Damri harus memperhitungkan keekonomian dalam menjalankan setiap kegiatan operasionalnya," katanya.

img_title Cara ke Tanjung Lesung Naik DAMRI, Cek Jadwal dan Tarif Terbarunya!

"Dengan berat hati harus diambil oleh Damri guna menekan kerugian dan menjaga keberlangsungan usaha perusahaan. Damri akan terus mengevaluasi segmen - segmen usaha yang dijalankan," tambahnya.

Pihaknya memastikan layanan Damri yang diberhentikan hanya rute dalam kota. "Di luar segmen bus kota, Damri Bandung tetap mengoperasikan secara normal segmen - segmen AKDP, AKAP, penugasan angkutan perintis, rute BRT Majalaya dan angkutan Disabilitas," katanya.

Baca juga: Armada Damri Tergerus COVID-19, Investasi Terhenti

img_title 18 Rumah dan 4 Tempat Usaha Hangus Terbakar di Kebayoran Lama, Kerugian Capai Rp1,2 Miliar

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Kombes Pol Suhasto, (tengah)

Beras Fortifikasi Palsu Bikin Rugi Rp89 Triliun, Dijual hingga Rp57 Ribu per Kg

Peredaran beras fortifikasi palsu di Indonesia, diperkirakan menimbulkan kerugian perekonomian dengan angka yang fantastis yakni hingga Rp89 triliun.

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut