Harga PCR Turun, KPPU Duga Stok Melimpah
- Istimewa
Ilustrasi swab test/PCR/Antigen.
- Pixabay/neelam279
Selain harga, Ridho mengatakan pihaknya akan melakukan monitoring berapa jumlah alat PCR digunakan per harinya. Tapi, ia enggan membeberkan secara terbuka berapa harga sebenarnya alat PCR yang diimpor tersebut.
"Belum bisa kita buka ke publik (harga PCR). Kalau dibandingkan di sejumlah negara. Indonesia tidak terlalu tinggi dan terlalu murah sih untuk penetapan harganya. Kita juga memperbandingkan dari segi produksi dan jualnya. Kita mau lihat apa ada mengambil keuntungan berlebih pada krisis COVID-19 ini," ucap Ridho.
D isisi lain, Ridho mengatakan harga PCR turun, juga untuk mewaspadai gelombang ketiga COVID-19. Hal itu, langkah kebijakan dari Pemerintah.
"Ini lebih kebijakan dari Pemerintah lah. COVID-19 turun, penerbangan sudah lebih terbuka. Tapi, perlu diwaspadai gelombang ketiga seperti di China," ucap Ridho.