Peter Gontha Lapor KPK Soal Garuda, Arya Sinulingga Dukung Penuh

Pesawat Garuda Indonesia
Sumber :
  • Dok. Garuda Indonesia

VIVA – Mantan Komisaris PT Garuda Indonesia, Peter Gontha berencana memberikan data penyewaan Pesawat Garuda kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Atas hal itu Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga memberikan dukungan.

img_title Kapolri Minta Vape Diharamkan, MUI Lampung: Fatwa Harus Dilihat dari Segi Dampak ke Masyarakat

"Kami sangat mendukung kalau benar Peter Gontha sudah memberikan data mengenai penyewaan pesawat ke KPK," kata Arya dalam keterangannya, dikutip dari Antara, Senin 1 November 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Arya menuturkan, pihaknya akan mendorong supaya mantan komisaris atau mantan direksi pada saat itu diperiksa untuk mengecek bagaimana dahulu sampai penyewaan pesawat tersebut bisa terjadi.

img_title Isu Palestina Masuk Agenda Besar, Anak Muda Masjid Siapkan Acara Internasional Libatkan 38 Negara

Baca juga: Cari Peluang Baru, Garuda Buka Rute Khusus Kargo Makassar–Hongkong

Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa permasalahan keuangan perusahaan penerbangan Garuda Indonesia merupakan kasus ugal-ugalan, terutama terkait penyewaan pesawat.

img_title Semeru Masih Siaga, Getaran Banjir Lahar Berlangsung Hampir 4 Jam

Menurutnya, Peter Gontha juga ikut dalam penyewaan pesawat tersebut dan beliau ikut menandatangani beberapa proyek meskipun ada juga yang tidak ditandatangani.

"Tapi beliau ikut semua tanda tangan penyewaan pesawat, jadi kalau bisa dorong saja supaya bisa diperiksa komisaris, direksi yang pada saat itu memang bertugas di sana supaya terang benderang. Kami support apa yang dilakukan Peter Gontha, termasuk Peter Gontha-nya sekalian bisa menjelaskan," jelas Arya.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga.

Photo :
  • Fikri Halim/VIVAnews.

Setelah lepas dari jabatan sebagai komisaris Garuda Indonesia, Peter perlahan membeberkan berbagai masalah yang terjadi di perusahaan penerbangan pelat merah itu kepada publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peter mengaku sudah melaporkan persoalan yang melanda maskapai Garuda kepada sejumlah lembaga mulai dari Dirjen Kemenkumham hingga Ketua KPK. (Ant)

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffery Hendrik

Indonesia dan India Punya Aturan Tak Biasa soal Saham, Ini yang Diungkap BEI

BEI mengungkap Indonesia dan India jadi dua negara di dunia yang membuka informasi kepemilikan saham kepada publik untuk pemegang saham dengan porsi di atas 1 persen.

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut