Tak Hanya Soal Ekonomi, Menteri Basuki: Jalan Menentukan Peradaban

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Sumber :
  • istimewa

VIVA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menegaskan, fungsi dan peran jalan hari ini tidak hanya berguna bagi perpindahan manusia, barang, dan jasa, atau bahkan untuk pertumbuhan ekonomi semata.

img_title KPK Bongkar Duit Panas Korupsi Jalan Sumut, Satu Tersangka Ada yang Kantongi Rp3,49 M

"Tapi juga untuk peradaban manusia," kata Basuki dalam telekonferensi di acara webinar 'Konektivitas Jalan Untuk Indonesia Maju', Kamis 16 Desember 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Basuki mencontohkan pengalamannya saat melihat adanya sejumlah daerah terpencil di wilayah Sumatera, yang sudah berupaya sedemikian rupa dikembangkan oleh pemerintah baik dari segi ekonomi maupun sosial.

img_title Karhutla di Barito Kuala Makin Mengkhawatirkan! Dekati Jalan Utama di Kalsel dan Udara Masuk Zona Berbahaya

Bahkan, sejumlah program pemerintah terkait masalah pemberdayaan masyarakat di wilayah-wilayah terpencil itu, sangat sulit untuk bisa mengembangkan perekonomian masyarakatnya.

Namun, begitu wilayah-wilayah terpencil itu dihubungkan dengan jalan, ternyata masyarakatnya justru bisa bisa berkembang dengan sendirinya, bahkan lebih cepat. "Jadi fungsi jalan ini memang sangat strategis dalam peradaban," ujarnya.

img_title Wujudkan Swasembada Pangan, Pemerintah Pacu Infrastruktur Pengairan dan Bibit Padi di Kawasan Transmigrasi

Karenanya, Basuki menekankan jika saat ini fungsi dan peran jalan serta aspek konektivitas lainnya, sudah sangat jauh lebih berperan. Apalagi, ada persaingan khususnya dalam hal ekonomi atau bisnis, yang sudah terjadi tidak hanya antara yang besar dan yang kecil saja. Melainkan juga antara yang cepat dengan yang lambat.

"Kita bisa bayangkan kalau jalan Tol Trans Jawa ini belum tersambung. Mungkin banyak orang yang frustasi di saat pandemi karena sudah tidak bisa terbang, mereka juga tidak bisa pergi kemana-mana," kata Basuki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi dengan adanya tol Trans Jawa, maka dia bisa berjalan (menggunakan Tol Trans Jawa)," ujarnya.

Menteri PU Dody Hanggodo meninjau pembangunan jalan perbatasan di Kalimantan

Pembangunan Jalan Perbatasan RI-Malaysia Sepanjang 2.300 Km di Kalimantan Dikebut, Target Selesai 2028

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan jalan di kawasan perbatasan Kalimantan dengan Malaysia sepanjang sekitar 2.300 kilometer yang melintasi 3 provinsi

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut