RI Coba Manfaatkan RCEP Tarik Investasi ke Pasar Modal

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
Sumber :
  • ANTARA/HO-Kemenko Perekonomian

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meyakini, aliran modal asing akan masuk semakin kencang ke Indonesia dengan diimplementasikannya Perjanjian Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).

img_title Kadin: Investasi Dalam Negeri Tembus Rp 2.000 triliun di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo

Dia menargetkan, perjanjian tersebut bisa selesai diratifikasi Indonesia pada kuartal I-2022. Ini menurutnya menjadi hal yang semakin penting di tengah guncangan ekonomi global yang diakibatkan perang dagang dan pandemi COVID-19.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tujuh negara ASEAN, yaitu Brunei, Kamboja, Laos, Thailand, Singapura, Vietnam, dan Myanmar dan Lima negara Mitra ASEAN, yaitu China, Jepang, Australia, Selandia Baru, dan Korea Selatan yang telah merampungkan ratifikasi. 

img_title Prabowo Sebut Pendidikan Butuh Investasi yang Besar, Akui Korupsi Sesungguhnya Awal Kehancuran Bangsa

Baca juga: Harga Emas Hari Ini 3 Januari 2022: Global Stagnan, Antam Meroket

"Ratifikasi oleh Pemerintah Indonesia menjadi syarat utama pemanfaatan Perjanjian RCEP di Indonesia," kata dia di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 3 Januari 2021.

img_title Suahasil Pede Investasi di RI Tumbuh 7% pada 2027, Ini Faktornya

Menurut Airlangga, RCEP memiliki arti yang signifikan bagi ekonomi Indonesia. 72 persen aliran investasi asing yang masuk ke Indonesia dikatakannya berasal dari negara anggota RCEP. 

Melalui RCEP, Indonesia dipastikannya juga akan mendapatkan akses pasar tambahan dari China, Korea dan Jepang untuk produk-produk di sektor perkebunan, pertanian, otomotif, elektronik, kimia, makanan, minuman, mesin dan kehutanan.

“Berlakunya RCEP, perdagangan terbesar di regional terbesar, diharapkan ini memberikan dukungan terhadap pasar modal,” tegas Airlangga.

Ilustrasi dolar AS

Photo :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Sebelumnya, dia juga telah mengatakan bahwa terdapat sejumlah manfaat ekonomi lain yang akan dinikmati Indonesia jika RCEP bisa betul-betul di implementasikan tahun ini.

Misalnya, dia menyebutkan, perjanjian RCEP akan meningkatkan produk domestik bruto (PDB) Indonesia sebesar 0,07 persen dan meningkatkan ekspor sebesar US$5 miliar atau setara Rp71,5 triliun pada 2040 (kurs Rp14.300).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sehingga dengan kajian tersebut, positif terhadap perekonomian nasional," kata dia saat konferensi pers virtual, Jumat, 31 Desember 2021.

Korban dugaan penipuan investasi teknologi hijau

Tergiur Untung Harian hingga Bulanan, 99 Orang Malah Kehilangan Rp5,7 Miliar

Tergiur janji keuntungan investasi teknologi hijau, puluhan orang justru kehilangan uang hingga miliaran rupiah. Mereka pun melapor ke Polda Metro Jaya.

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut