BTN Gandeng ASANU Tekan Backlog Perumahan
- VIVA/M Ali Wafa
VIVA – PT Bank Tabungan Negara Tbk gandeng Asosiasi Santri Developer NU atau ASANU mendukung pemerintah mengurangi backlog perumahan di Indonesia. Kedua pihak menjalin kerja sama layanan jasa perbankan di bidang perumahan.
Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo mengungkapkan, pihaknya akan terus mendorong pemenuhan rumah untuk masyarakat ke depan. Dan mengajak banyak pihak terlibat dalam sebuah ekosistem perumahan yang saat ini menjadi fokus perusahaan.
"Termasuk yang kami lakukan dengan ASANU tujuan besarnya adalah untuk mendukung penyediaan rumah bagi masyarakat secara luas," kata haru dalam sambutan yang disampaikan secara online pada acara penandatanganan MOU antara BTN dengan ASANU di Banjarnegara, Jawa Tengah, dikutip Senin, 10 Januari 2021.
Dalam kerja sama tersebut menurut Haru, BTN akan memberikan edukasi dalam bentuk konsultasi bisnis dan pembinaan dan pendampingan di bidang kredit dan perumahan. Serta melayani kebutuhan finansial ASANU baik untuk penyimpanan dana maupun pengajuan pembiayaan.
ASANU lanjutnya, merupakan mitra strategis bagi BTN agar santri bisa ikut mengembangkan kemandirian di bidang properti. Kemudian, mengumpulkan jaringan lebih luas bukan hanya warga Nahdliyin (NU) melainkan seluruh santri di Indonesia.
Kerja sama BTN dan ASANU.
- Dokumentasi BTN
"Para santri developer ini diharapakan dapat menginspirasi masyarakat, dan santri lainnya dalam berwiraswasta di bidang usaha properti secara profesional dengan basis akhlak sebagai pondasi berbisnis, jelas Haru.
Sementara itu, Direktur Finance, Planning and Treasury BTN Nofry Rony Poetra usai melakukan penandatanganan MOU tersebut menambakan, tahun lalu program BTN Santri Developer telah diikuti oleh 1.241 peserta dari anggota NU Circle.
Alumni Santri Developer yang tergabung dalam ASANU ini telah dibekali pengetahuan mengenai pertanahan, perizinan, pembiayaan dan skill set baik secara teori maupun praktek tentang bisnis perumahan, kiat sukses menjadi developer dan seluk beluk industri properti.
“ASANU ke depan berpotensi menjadi organisasi besar dalam dunia properti diperkuat jaringan Santri yang bergerak memajukan bidang developer di seluruh Indonesia yang pada akhirnya akan menggerakkan perekonomian masyarakat melalui aktivitas usahanya,” katanya.
Selain menggandeng ASANU, BTN juga menjalin kerja sama dengan PT Sandev Property Group atau PT SPG yang merupakan holding perusahaan dari para alumni program Santri Developer. Dalam Nota Kesepahaman yang ditandatangani kedua belah pihak, PT SPG merupakan perusahaan yang dibentuk di bawah pengelolaan ASANU yang bergerak dalam penyelenggaraan, pembangunan dan pengembangan perumahan.