StreetScooter Engineering Resmi Diakuisisi Odin, Batal Dicaplok IBC

Ilustrasi baterai mobil listrik
Sumber :
  • Electrek

VIVA – Kesempatan holding baterai nasional alias Indonesia Battery Corporation (IBC) untuk  mengakuisisi produsen kendaraan listrik yang berbasis di Jerman StreetScooter Engineering saat ini sirna. Padahal akuisisi tersebut dinilai bisa menjadi jembatan bagi RI untuk mempercepat menjadi pemain global di industri baterai dunia.

img_title Baterai untuk Mobil Listrik dan Pusat Data Bakal Diproduksi di Indonesia

Hal itu karena StreetScooter Engineering secara resmi telah diambilalih oleh Odin Automotive, perusahaan kendaraan bermotor yang berpusat di Luksemburg. Odin disebut telah menyelesaikan transaksi dengan Deutsche Post DHL Group terkait akusisi tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi korporasi Odin ini didukung oleh beberapa institusi keuangan dan perusahaan investasi  berskala global, salah satunya adalah Sparta Capital Management. Korporasi lain yang ada di balik Odin adalah Hitachi dan Neapco dari Jepang, serta GIC yang merupakan perusahaan investasi milik Pemerintah Singapura. 

img_title Samsung Galaxy A18 vs Redmi Note 17 5G: Adu Spesifikasi, HP Mana yang Lebih Layak Dibeli?

Akuisisi ini menjadikan Odin sebagai pengendali perusahaan, pemilik hak kekayaan intelektual, dan menjadi pemilik seluruh anak usaha StreetScooter.

"Akuisisi StreetScooter dari Deutsche Post menandai pencapaian besar bagi kami dan kami memperoleh OEM (Original Equipment Manufacturer) yang terbukti dan mapan di bidang kendaraan listrik," kata Chief Executive Officer dan Chairman Odin Automotive Stefan Krause dalam keterangannya, Senin, 10 Januari 2022.

img_title Moncer, Penjualan BYD Group di Indonesia Sampai September Capai 46.700 unit

Dia menjelaskan, akuisisi ini merupakan salah satu langkah ekspansi perusahaan. Khususnya untuk memperluas cakupan pasar kendaraan bertenaga listrik, dari hulu sampai hilir.

Ilustrasi baterai mobil listrik.

Photo :
  • Greencarreport

Pencaplokan ini sangat menguntungkan Odin karena perusahaan itu mengamankan aspek pengembangan sistem baterai dan manufaktur. Perusahaan itu juga memegang tambahan pemesanan kendaraan listrik yang sebelumnya dikuiasai oleh Deutsche Post yakni sebanyak 3.500 unit.

Sebelumnya, BUMN Indonesia yang terdiri atas Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID atau PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero) berencana mengakusisi StreetScooter sebagai bagian membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Khususnya dari nikel menjadi baterai listrik lalu memiliki teknologi membangun motor dan mobil listrik Indonesia. Namun, rencana tersebut menuai kritik, di antaranya dari Komisaris Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. 

Dia menilai rencana itu tidak masuk akal. Karena menurutnya, pengambilalihan saham StreetScooter tidak layak untuk membangun ekosistem kendaraan listrik dalam negeri.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut