Rupiah Masih Berpeluang Menguat Hari Ini

Rupiah Menguat
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

VIVA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot menguat pada perdagangan Kamis pagi, 10 Februari 2022. Rupiah menguat 0,28 persen ke posisi Rp14.374 per dolar AS dibanding penutupan sebelumnya di Rp14.399 per dolar AS.

img_title Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.948 per Dolar AS, Inflasi AS Jadi Pemicu

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) terakhir atau kemarin sore, mematok rupiah di angka Rp14.366 per dolar AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra memperkirakan, nilai tukar rupiah hari ini masih berpeluang menguat terhadap dolar AS. Saat ini, pasar masih terlihat optimis terhadap pemulihan ekonomi. 

img_title Rupiah Menguat ke Rp17.896 per Dolar AS pada Jumat Pagi, Naik 19 Poin

Baca juga: 4 Miliarder RI yang Hartanya Turun Hari Ini

Hal itu lanjut Ariston ditandai dengan positifnya indeks-indeks saham global pada perdagangan kemarin, dan pergerakan indeks saham Asia yang menguat pagi ini.

img_title Rupiah Tertekan ke Rp17.915, Ancaman Serangan AS ke Iran Jadi Sorotan Pasar

“Tapi di sisi lain, konsolidasi pergerakan rupiah mungkin terjadi hari ini, karena pasar menantikan data inflasi konsumen AS bulan Januari yang akan dirilis malam ini,” kata Ariston kepada VIVA pada, Kamis 10 Februari 2022.

Ia melanjutkan, data inflasi AS melebihi ekspektasi pasar yaitu, sebesar 7,3 persen akan memvalidasi ekspektasi kenaikan suku bunga acuan AS yang agresif tahun ini. Dan hal itu berpotensi mendorong penguatan dolar AS.

“Dengan kemungkinan konsolidasi ini, penguatan rupiah mungkin tidak jauh dan berpotensi tertekan lagi,” ujarnya.

Rupiah Menguat

Photo :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Sementara itu, dari dalam negeri Ariston mengatakan, hari ini pasar juga akan fokus ke Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI). BI kemungkinan akan mempertahankan suku bunga acuannya, meskipun tingkat inflasi di Januari sudah di dalam kisaran target BI.

“Namun demikian, pasar akan melihat langkah moneter lainnya yang akan dilakukan BI setelah pada rapat sebelumnya BI menyatakan akan menaikan GWM yang artinya pengetatan moneter akan dimulai tahun ini. Bila ada kebijakan tambahan yang mengarah ke pengetatan moneter, rupiah masih terdukung menguat hari ini,” jelas Ariston.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun potensi penguatan rupiah hari ini berada pada arah Rp14.340, dengan potensi pelemahan ke arah Rp14.370.

Ilustrasi uang rupiah.

Rupiah Hari Ini Bertahan di Rp17.992 per Dolar AS, Bagaimana Pengaruh Kebijakan The Fed?

Rupiah stagnan di Rp17.992 per dolar AS pada Rabu pagi, setelah menguat sehari sebelumnya. Pasar mencermati kebijakan AS, konflik Timur Tengah, dan sinyal The Fed.

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut