Laba Himbara Naik 78,06%, Erick Thohir Sebut Hasil Transformasi Bisnis

Menteri BUMN Erick Thohir.
Sumber :
  • Istimewa.

VIVA – Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) mencatatkan laba hingga Rp72,05 triliun hingga Desember 2021. Hal itu ditegaskan salah satunya merupakan hasil dari transformasi bisnis yang dilakukan Menteri BUMN Erick Thohir.

img_title Terpopuler: Ubed Keluar Sebagai Runner-Up French Open 2026, Gaji Fantastis Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate

Diketahui Himbara terdiri dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk/BRI, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk/Mandiri, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk)/BNI, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk/BTN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Himbara secara total mampu meraup laba sebesar Rp72,05 triliun pada akhir Desember 2021. Hal ini tak lepas dari transformasi yang tengah dilakukan oleh Kementerian BUMN,” ujar Erick Thohir dikutip dari keterangannya, Senin, 21 Februari 2022.

img_title Tokoh Nasional dan Daerah Disambut Blue Carpet tvOne Inovasi Membangun Negeri 2026

Lebih lanjut, Erick Thohir menegaskan,  keberhasilan Himbara di sepanjang tahun 2021 itu tentu menggembirakan banyak pihak. Mengingat, capaian tersebut berhasil membuat laba Himbara melesat hingga 78,06 persen dari perolehan laba di tahun sebelumnya.

"Pencapaian ini tercatat melesat 78,06 persen dari perolehan laba tahun 2020 sebesar Rp40.34 triliun,” jelas Erick.

img_title Reaksi Erick Thohir usai Indonesia Sabet 15 Emas dan Finis di Posisi 8 Asian Para Games 2026

Erick Thohir menjabarkan, terkait laba yang berhasil dicetak di masing-masing perusahaan perbankan tersebut di sepanjang tahun 2021. Di mana BRI mencetak laba sebesar Rp30,76 triliun, Mandiri Rp28,03 triliun, BNI Rp10,89 triliun dan BTN mampu mencetak laba senilai Rp2,37 triliun.

Gedung Kementerian BUMN. Foto ilustrasi.

Photo :
  • vivanews/Andry Daud

Dia pun menegaskan, sejak memegang kendali di BUMN pada Oktober 2019 silam, gebrakan dan terobosan terus dilakukan untuk memperbaiki proses bisnis yang dilakukan. Proses jerih payahnya pun mulai terlihat, di mana Kementerian BUMN terus meraih sejumlah capaian positif, khususnya dari sisi keuangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski masih dibayang-bayangi pandemi COVID-19, Erick Thohir memastikan akan terus membuat kinerja BUMN adaptif, serta mampu bersaing secara global. Pandemi ditegaskan bisa dijadikan sebagai peluang untuk melakukan transformasi bisnis.

“Meski kita semua terus berjuang menghadapi disrupsi akibat pandemi, kinerja positif Himbara nyatanya tetap bisa ditingkatkan. Kinerja keuangan, operasional, dan tanggung jawab sosial yang dilakukan dapat meningkat dengan pesat,” tutup Erick.

Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra

Yusril Minta Definisi Keuangan Negara Diperjelas, Soroti Risiko Bisnis BUMN Jadi Kasus Korupsi

Yusril Ihza Mahendra meminta definisi keuangan negara diperjelas lagi untuk memberi kepastian hukum terkait kerugian BUMN, risiko bisnis serta pemberantasan korupsi.

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut