BTN Targetkan Kredit pada 2022 Tumbuh hingga 11 Persen

Gedung Bank Tabungan Negara (BTN)
Sumber :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar

VIVA – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN), melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), menetapkan beberapa target kinerja keuangan. Di mana hal tersebut ditargetkan untuk naik, yaitu Kredit dan Pembiayaan, Dana Pihak Ketiga, laba bersih, serta untuk NPL gross diharapkan dapat membaik.

img_title Peluang Skema Baru untuk Pembelian Mobil di Masa Depan

Adapun pada Kredit dan Pembiayaan ditargetkan tumbuh 9-11 persen, Dana Pihak Ketiga tumbuh 9-11 persen, laba bersih tumbuh 10-13 persen, dan NPL gross membaik di kisaran 3,4-3,5 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan, untuk mencapai target pertumbuhan kredit tersebut, perseroan akan mengoptimalkan program perumahan nasional, melalui kontribusi pada program KPR FLPP, KPR BP2BT dan KPR TAPERA.  

img_title OJK: Penyaluran Kredit Industri Perbankan Tembus Rp 9.135 Triliun Per Juli 2026

Baca juga: AKBP M yang Jadikan Siswi SMP Budak Seks Dicokok

“Dengan potensi realisasi unit sebanyak 169,3 ribu unit. Kemudian memperluas partnership untuk penyaluran kredit pada segmen fixed income dengan melanjutkan program KPR TWP AD dan ekspansi BTN Solusi di segmen institusi, Lembaga Pemerintah, Kementerian dan Korporasi BUMN lainnya,” katanya di Jakarta, Rabu 2 Februari 2022.

img_title Kredit Mobil Bukan Satu-satunya Andalan ACC

Selain itu, Bank BTN juga akan meningkatkan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) di segmen milenial melalui kerja sama pembangunan Transit Oriented Development (TOD) dengan BUMN Karya dan Top Developer serta program KPR untuk milenial.

“Seperti KPR Gaess for Millennials dengan fitur Graduate Payment Mortgage (GPM) dan KPR Hits. Selain itu, Bank BTN juga akan mengembangkan kredit komersial dan korporasi yang memiliki value chain di sektor perumahan,” jelasnya.

HUT KPR BTN ke-44.

Photo :
  • Dokumentasi BTN.

Adapun untuk menjaga momentum pertumbuhan laba bersih, akan dilakukan penjagaan yield kredit di kisaran 7 persen hingga 8 persen. Hal itu dilakukan dengan meningkatkan kontribusi kredit bermarjin tinggi, terutama kredit payroll dan SME.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, laba bersih perseroan juga akan didorong untuk meningkatkan kontribusi Fee Based Income (FBI). Dengan mengembangkan sumber-sumber FBI baru seperti pengembangan fee treasury di segmen ritel, penjualan produk wealth dan peningkatan transaksi digital banking baik user mobile banking, internet banking dan cash management.

Pembiayaan Kredit Program Perumahan (KPP).

BTN Sudah Salurkan Kredit Program Perumahan Rp 7,4 Triliun

PT Bank Tabungan Negar Tbk telah menyalurkan pembiayaan Kredit Program Perumahan (KPP) secara kumulatif sebesar Rp7,4 triliun sejak program tersebut diluncurkan.

img_title
VIVA.co.id
12 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut