'Goodbye' HET Minyak Goreng Kemasan...

Konferensi pers terkait harga minyak goreng di Istana Kepresidenan.
Sumber :
  • Tangkapan layar.

"Saya kira mungkin tanggal 21 regulasi ini akan diberlakukan. Saya yakin lapangan akan banjir (stok minyak goreng)," kata Sahat seperti dikutip BBC.

img_title Bicara di Penang Peace Dialogue, Jokowi: Kita Harus Bangun PBB 2.0 Baru

Sahat mengatakan, Menteri Airlangga sudah menyampaikan kebijakan baru itu kepada para pengusaha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tadi telah disampaikan oleh pak kemenko kepada 320 peserta webinar, mencakup seluruh asosiasi DMSI, GIMNI, AIMI, GAPKI, APKASINDO," ujar dia.

img_title PM Malaysia dan Jokowi Teleponan, Bahas Bencana Gunung Berapi hingga Kabut Asap

Harga Minyak Goreng Kemasan Diprediksi Akan di Kisaran Rp23.000- Rp24.800 

Rak Minyak Goreng Kosong di salah satu Alfamart. (ilustrasi)

Photo :
  • VIVA/Dusep Malik

img_title Harga Cabai hingga Telur Ayam dan Gula Kembali Naik, Cek Daftar Lengkapnya

Sahat, yang juga merupakan Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI), memperkirkan harga minyak kemasan premium nantinya sekitar Rp24.800 dan harga minyak goreng sederhana sekitar Rp23.000. 

Sementara harga minyak goreng curah setelah disubsidi di harga Rp14.000 karena pemerintah memberikan subsidi yang dananya berasal dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) yang bersumber dari perusahaan-perusahaan kelapa sawit.

Ombudsman Perkirakan Harga Minyak Goreng Makin Mahal

Buruh memuat tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di areal perkebunan sawit

Photo :
  • ANTARA FOTO/Jojon

Ombudsman RI sendiri telah memperkirakan harga minyak goreng bakal terus mengalami kenaikan. Hal itu salah satunya disebabkan harga sawit dalam bentuk tandan buah segar (TBS) semakin mahal.

“Mencermati statistik perkembangan harga baik itu TBS, CPO, dan Future market dan  juga juga pergerakan harga minyak goreng, maka harga minyak goreng itu diperkirakan akan semakin meningkat di masa yang akan datang,” kata Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika, dalam konferensi pers Ombudsman Minyak goreng Ternyata tetap masih langka, Selasa, 15 Maret 2022. 

Yeka mengatakan, masyarakat perlu menyadari fakta kecenderungan peningkatan harga minyak goreng tersebut. Menurutnya, yang menjadi isu “Indonesia negara produsen sawit” menjadi akar masalah di tengah-tengah kecenderungan harga minyak goreng semakin meningkat.

“Ini adalah politik penyediaan pangan pokok bagi masyarakat Indonesia, harganya semakin mahal tentunya membawa keuntungan bagi para petani sawit dan perusahaan produsen CPO. Namun juga membawa nestapa bagi konsumen minyak goreng Indonesia,” ujarnya.

Jokowi Buka Suara

Presiden Jokowi dan minyak goreng.

Photo :
  • Instagram @jokowi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Joko Widodo mengungkapkan alasannya memutuskan untuk memberikan subsidi harga untuk minyak kelapa sawit curah atau minyak goreng curah. 

Informasi soal subsidi minyak goreng curah itu pun diunggahnya lewat akun Instagramnya. Jokowi menjelaskan, alasan pemerintah mengambil sikap untuk menyubsidi minyak goreng curah karena kenaikan harga komoditas minyak nabati atau minyak sawit.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut