Dampak Invasi Rusia-Ukraina, Aliran Modal Asing Keluar dari Indonesia

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
Sumber :
  • Tangkapan layar Anisa Aulia/ VIVA.

VIVA – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan bahwa akibat dari ketegangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina, menyebabkan banyak investor global menarik aliran modalnya dari Indonesia.

img_title Hadiri AEM 2026, Wamendag Roro Dorong ASEAN Perbesar Peluang Bagi Pelaku Usaha Nasional

Adapun yang menyebabkan para investor menarik aliran modalnya adalah, untuk dimasukkan pada aset berisiko rendah. Di mana dari hal tersebut akan berdampak terhadap stabilitas eksternal dan nilai tukar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sekarang banyak investor global kembali untuk memegang aset-aset yang tentu saja berisiko rendah. dan tentu saja termasuk cash. Dan mereka juga menarik aliran modalnya ke negara-negara berkembang termasuk Indonesia,” jelas Perry dari telekonferensi, Senin, 21 Maret 2022.

img_title Putin: Nilai Perdagangan Antar Anggota BRICS Tembus USD 1,2 Triliun

Selain itu, akibat dari geopolitik itu juga harga komoditas global seperti energi dan pangan juga terdampak. Hal tersebut dapat dilihat dari kenaikan inflasi di berbagai negara. Sebagai negara eksportir Indonesia juga terkena dampaknya.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.

Photo :
  • VIVA/Anisa Aulia

img_title Para Anggota BRICS Dorong Inisiatif Pembentukan Bursa Perdagangan Gandum

“Tentu saja bagi kita yang negara eksportir komoditas ada dampak positifnya, tapi ada dampak negatifnya. Bagaimana harga komoditas global kemungkinan juga berdampak kepada harga-harga di dalam negeri,” terangnya.

Kemudian, gangguan juga terdapat pada mata rantai perdagangan global. Di antaranya gangguan pada distribusi pasokan dan volume perdagangan global.

“Dan tentu saja berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi global yang kemungkinan berisiko lebih rendah dari yang diperkirakan 4,4 persen. Karena menurunnya volume perdagangan global,” imbuh Perry.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu juga, dampak dari geopolitik tersebut juga berpengaruh terhadap banyak negara. Di mana banyak negara harus mengkalibrasi ulang kebijakan-kebijakan dalam merespons penurunan pertumbuhan ekonomi  global.

Fraksi Demokrat DPR RI Gelar Dialog dengan Komunitas Maritim Muda

Ibas: Indonesia Bangsa Maritim, Sumber Pangan hingga Perdagangan Ada di Laut

Ibas Yudhoyono mendorong penguatan sektor kemaritiman nasional melalui kolaborasi pemerintah, parlemen, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan generasi muda.

img_title
VIVA.co.id
24 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut