Harga Bahan Pokok Diprediksi Terus Naik Pasca Lebaran

Pedagang daging sapi di Pasar Slipi Jakarta Barat
Sumber :
  • VIVA / Andrew Tito (Jakarta)

VIVA – Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mengingatkan sejumlah harga bahan pokok akan mengalami kenaikan pasca Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah. IKAPPI mengingatkan pemerintah agar mempersiapkan distribusi atau rantai pasok komoditas-komoditas yang masih diserbu masyarakat pasca Idul Fitri.

img_title Daftar Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Rp105.750, Daging Sapi Rp152 Ribu

Meski demikian, IKAPPI juga melihat ada beberapa komoditas pangan yang mengalami kenaikan yang sangat tinggi salah satunya yakni daging sapi.
 
Daging sapi selama lima tahun berturut-turut setelah Idul Fitri selalu mengalami kenaikan. Per hari ini, Minggu 1 Mei 2022, daging sapi mencapai Rp164.000 sampai Rp165.000. Harga tersebut berbeda dengan minggu lalu yang hanya mencapai Rp155 ribu per kilo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa komuditas lain yang harus diwaspadai akan kenaikan harga adalah beras, bawang merah, bawang putih, telur serta beberapa komoditas lainnya.

img_title Prabowo Dorong Komoditas RI Diolah di Dalam Negeri Agar Dongkrak Nilai Tambah Ekonomi

IKAPPI meminta kepada pemerintah untuk tetap melakukan pemantauan distribusi walaupun Ramadhan berakhir.

Pasca Idul Fitri biasanya kendala terjadi pada rantai distribusi dikarenakan beberapa pemasok yang libur sehingga pasokan distribusi menjadi terhambat.

img_title Transformasi Arah Bisnis Menuju Hilirisasi Komoditas, PTPN I Undang Investor Berkolaborasi

"Kami berharap ini menjadi catatan pemerintah karena biasanya pada tiap tahun terjadi kelalaian pada distribusi sehingga pasokan terhambat. Kita harapkan setelah fase ke tiga pasca Idul Fitri nanti dapat mendorong komuditas agar kembali pulih seperti semula," tulis IKAPPI dalam siaran persnya, Minggu 1 Mei 2022.

Indonesia Critical Minerals Forum (ICMF) di London.

Indonesia Perkuat Hilirisasi Mineral dan Transparansi Ekspor Komoditas, Bidik Nilai Olahan Nikel US$45 Miliar

Indonesia Critical Minerals Forum soroti penguatan hilirisasi mineral dan transparansi ekspor. Nilai ekspor olahan nikel ditarget tembus US$45 miliar pada 2026.

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut