Ekonom Sebut Gaji ke-13 Bakal Bantu ASN Hadapi Ancaman Inflasi

Ilustrasi uang tunai/gaji.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

VIVA – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mulai melakukan pencairan gaji ke-13 untuk Aparatur Sipil Negeri (ASN) dan pensiunan pada 1 Juli 2022.

img_title Korupsi Baju Dinas Rp477 Juta, Sekwan DPR Papua Barat Daya Jadi Tersangka, Kini di Lapas

Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira Adhinegara menilai, dengan pencairan gaji ke-13 itu diharapkan dapat membantu keluarga ASN menghadapi inflasi yang saat ini tengah membayangi perekonomian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bisa membantu para keluarga ASN dalam menghadapi ancaman inflasi, baik inflasi pangan maupun inflasi dari energi,” ujar Bhima saat dihubungi VIVA, Selasa 28 Juni 2022.

img_title Kemendagri Dorong Transformasi Penilaian Kinerja ASN dalam Kebijakan TPP

Selain itu, dengan cairnya gaji ke-13 juga diharapkan akan membantu menaikkan daya beli masyarakat. Menurutnya, jika melihat dari jumlah ASN yang sebanyak 4 juta dikalikan dengan satu ASN yang menanggung tiga orang anggota keluarga, maka terdapat 16 juta orang.

“Jadi ada 16 juta orang yang mendapatkan tambahan pendapatan dari gaji ke-13. Dan ini diharapkan dapat bisa langsung dibelanjakan, kemudian dia akan mendorong tingkat konsumsi rumah tangga yang jauh lebih tinggi,” jelasnya.

img_title Mendikdasmen Beri Kabar Baik! Guru Non ASN Tak Akan di-PHK Meski Tidak Lulus Tes CPNS

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Bisa Terjaga

Ilustrasi ASN.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

Bhima melanjutkan, dengan demikian, maka efek yang dihasilkan akan menjaga pertumbuhan ekonomi selama kuartal III 2022. Sebab, secara musiman kuartal III pasca Lebaran biasanya konsumsi rumah tangga sedikit lebih rendah dari sebelumnya.

“Diharapkan kemarin sudah dapat THR yang naik, sekarang dapat gaji ke-13 ini langsung dibelanjakan, jangan ditabung. Tapi langsung dibelanjakan sehingga bisa menggerakkan UMKM yang ada di daerah,” terangnya.

Kemudian dengan pencairan gaji ke-13 terangnya juga akan menggerakkan tempat-tempat rekreasi atau tempat wisata. Bhima mengatakan, itu merupakan salah satu stimulus atau cara untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk diketahui, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2022 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas Kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan Tahun 2022, penerima gaji ke-13 terdiri atas PNS dan Calon PNS, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), prajurit TNI, anggota Polri, serta pejabat negara. Untuk anggarannya dijelaskan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Untuk THR dan gaji ke-13 terdiri atas gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, dan 50 persen tunjangan kinerja sesuai jabatan, pangkat, peringkat jabatan, atau kelas jabatannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut