Lantik Dirjen Darat dan Laut Baru, Menhub Budi Instruksikan Ini

Menhub Budi Lantik Dirjen Darat dan Laut baru.
Sumber :
  • Dokumentasi Kemenhub.

VIVA – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, hari ini melantik Direktur Jenderal Perhubungan Darat dan Dirjen Perhubungan Laut yang baru. 

img_title 2 Rumah Dirjen ATR/BPN Digeledah KPK, Apa Temuannya?

Mereka adalah Irjen Pol Hendro Sugiatno dilantik sebagai Dirjen Perhubungan Darat yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Lampung. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, Arif Toha Tjahjagama dilantik sebagai Dirjen Perhubungan Laut. Dia sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Perhubungan Laut.

img_title Menhub Copot Dirjen Hubla, Lollan Panjaitan Ditunjuk Jadi Plt

Selain kedua pejabat tersebut, Budi juga melantik Maria Kristi Endah Murni sebagai Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Keselamatan dan Konektivitas Perhubungan. Dia sebelumnya menjabat sebagai Direktur Angkutan Udara, Ditjen Perhubungan Udara.

Budi mengatakan, pelantikan dan rotasi jabatan dilakukan ini dalam rangka memenuhi dinamika kebutuhan organisasi. Sehingga dapat mencapai tujuan organisasi yang efektif dan efisien. 

img_title Menhub Usut Kapal Virgo Transport 8 Diduga Tak Laik Impor

“Saya yakin bahwa bapak dan ibu yang dilantik pada hari ini adalah insan perhubungan yang memiliki komitmen yang melakukan pekerjaan dengan all out, sungguh-sungguh dan memberikan arti bagi dirinya dan bagi bangsa,” ujar Budi dikutip dari keterangannya, Kamis, 30 Juni 2022.

Lebih lanjut dia menginstruksikan, pejabat yang baru dilantik bisa memenuhi target organisasi. Serta mengawal keberhasilan program kerja, tidak saja di lingkup Kemenhub tetapi juga mendukung Indonesia Maju sebagai visi misi Presiden Joko Widodo.

Menhub Budi Karya Sumadi saat mengunjungi calon bandara penunjang IKN.

Photo :
  • Dok. Kemenhub.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita memang dari kalangan birokrat, tetapi kita harus cair untuk melaksanakan tugas dengan masyarakat yang kita layani. Baik itu stakeholder, pihak swasta dalam dan luar negeri. Selain itu, kita harus melakukan terobosan-terobosan inovatif agar apa yang diamanahkan kepada kita dapat dilaksanakan dengan baik,” tambahnya.

Ilustrasi gelombang tinggi.

Gelombang hingga 2,5 Meter Mengancam Perairan Sultra, Ini Wilayah yang Perlu Diwaspadai

Berdasarkan prakiraan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Kendari, tinggi gelombang di beberapa perairan Sultra berpotensi mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.

img_title
VIVA.co.id
19 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut