DPR Setujui RCEP, Airlangga: Ekspor Bisa Naik hingga US$5 Miliar

Ilustrasi Ekspor Impor/Jasa Logistik.
Sumber :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

VIVA Bisnis – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, DPR telah menyetujui Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP). Dari hal itu maka diperkirakan akan meningkatkan ekspor mencapai US$5 miliar.

img_title Ekspor Diperkuat, Komoditas Unggulan Sumut Senilai Rp258,9 Miliar Dikirim ke Berbagai Negara

Airlangga mengatakan, RCEP merupakan sebuah perjanjian perdagangan bebas yang mencakup 10 negara ASEAN, dan lima negara mitra ASEAN yaitu RRT, Korea, Australia, dan Selandia Baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini adalah blok perdagangan terbesar yang mencakup 27 persen dari perdagangan dunia, 29 persen dari PDB dunia, dan 30 persen dari populasi dunia. Serta 29 persen dari FTA masuk di wilayah RCEP ini," kata Airlangga dalam konferensi pers, Selasa 30 Agustus 2022.

img_title Tak Hanya Tuding Singapura Jual Lagi Gas dari RI, Bahlil Juga Beberkan Data Ini

Baca juga: Besok Hari Terakhir Beli Pertalite Secara Bebas? Ini Kata Pertamina

Airlangga menuturkan, dengan RCEP ini akan menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk meningkatkan integrasi dalam rantai pasok global. Utamanya dalam negara-negara yang tergabung dalam RCEP.

img_title Pertamina dan Negara ASEAN Sepakat Perkuat Ketahanan Energi, Timor Leste Ikut Ambil Peran

"Persetujuan RCEP diperkirakan bisa meningkatkan PDB nasional bisa 0,07 persen di tahun 2040. Dengan kenaikan ekspor bisa mencapai US$5 miliar dan surplus perdagangan juga diperkirakan bisa naik 2,5 kali lipat," jelasnya.

Airlangga menjelaskan dari RCEP ini juga akan memiliki keuntungan, diantaranya dari perjanjian tersebut akan memberikan kepastian aturan perdagangan bagi negara-negara anggotanya.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Photo :
  • istimewa

"RCEP juga memperkenalkan Regional Content Value yang akan semakin memudahkan pembentukan Regional Production Hub," ujarnya.

Dia melanjutkan, Indonesia juga akan memperoleh perluasan dan pendalaman Regional Value Chains yang sudah terbentuk di bawah ASEAN plus FTA dengan biaya produksi yang lebih efisien. Dengan itu maka produsen-produsen Indonesia dapat memperoleh nilai tambah yang semakin besar dari aktivitas ekspor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Persetujuan RCEP memuat beberapa fitur penting lainnya, seperti Penghapusan substansi yang dapat menghambat perdagangan jasa. Dukungan bagi UMKM berupa terciptanya ekosistem e-commerce, kondusif serta peningkatan kapasitas untuk pemanfaatan digitalisasi," terangnya.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia

Bahlil soal Pasokan Gas ke Singapura Dikurangi: Prioritas Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri, Baru Ekspor

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah memprioritaskan kebutuhan gas dalam negeri sebelum mengekspor kelebihan pasokan ke negara lain, termasuk Singapura.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut