Agrosolution Bikin Petani Kentang Makin Untung, Ini Perhitungannya

Petani Sulawesi Panen Kentang
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Yusran Uccang

VIVA – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melalui Program Agrosolution kembali menggenjot produktivitas pertanian masyarakat. Khususnya komoditas kentang di Kabupaten Malang, Jawa Timur. 

img_title Hadapi El Nino, 7.000 Petani Jagung Bersama Bayer Sukses Tingkatkan Panen hingga 15 Persen

Program ini menggandeng Kelompok Tani Gemah Ripah II Desa Ngantru Kecamatan Ngantang, dengan hasil rata-rata mencapai 33,9 ton per Hektare (Ha). Panen raya pun dilakukan oleh Manajemen Pupuk Kaltim bersama Pemkab Malang dan HKTI Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

SEVP Bussines Support Pupuk Kaltim Meizar Effendi, mengungkapkan panen raya program Agrosolution di Desa Ngantru ini kali kedua program pendampingan yang dilakukan Pupuk Kaltim bagi petani setempat. Yang, diawali pada 2021 lalu dengan hasil rata-rata 19 ton/Ha dari sebelumnya 15 ton/Ha. 

img_title Dikenalkan Teknologi Smart Solar Biomass Drye, Petani Pala di Papua Barat Kini Tak Bergantung Lagi pada Matahari

Program tahap pertama itu pun menunjukkan kenaikan produktivitas pertanian sebesar 25 persen, yang melibatkan 110 petani dengan total lahan 124,5 Ha.

"Program Agrosolution kembali dilanjutkan tahun ini dan hasilnya pun jauh lebih signifikan sebesar 33,9 ton, atau dua kali lipat dari pendampingan sebelumnya. Ini sebuah pencapaian yang sangat baik, sekaligus membuktikan petani mampu produktif dalam mengoptimalkan lahan garapan," ujar Meizar dikutip dari keterangannya, Senin, 26 September 2022.

img_title Kawal Aksi Petani di Gedung DPR, Sebanyak 448 Polisi Dikerahkan

Panen Raya Kentang.

Photo :
  • Dokumentasi Pupuk Kaltim.

Dia menjelaskan, Agrosolution merupakan upaya Pemerintah bersama BUMN untuk memberikan pendampingan kepada petani. Khususnya guna meningkatkan produktivitas hasil serta pendapatan petani melalui penggunaan input pertanian nonsubsidi. 

Program ini terbukti mampu mendorong produktivitas hasil pertanian seperti padi, kakao, kelapa sawit, tebu dan jagung di berbagai daerah. Hal itu tentu turut dibarengi dengan naiknya keuntungan petani.

"Begitu juga panen kali ini, bisa dihitung potensi pendapatan petani. Jika satu Kilogram (Kg) kentang diharga Rp7.700,- maka didapati Rp 261 juta untuk 33,9 ton hasil. Dikurangi modal Rp90 juta, maka keuntungan petani mencapai Rp170 juta," jelasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain panen turut juga diresmikan Kampung Agrosolusi Pelangi di Desa Ngantru, yang dikonsep sebagai area percontohan pertanian kentang di Kabupaten Malang. Kelompok tani dari berbagai wilayah lain di Jawa Timur dapat belajar untuk pengembangan produktivitas kentang, sekaligus bergabung dalam program Agrosolution. 

Meizar pun berharap seluruh stakeholder terkait terus memberikan dukungan pada program ini. sehingga produktivitas hasil pertanian dan kesejahteraan petani semakin meningkat dalam menjaga ketahanan pangan nasional. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut