Perhatikan Hal Ini Saat Merencanakan dan Menghitung Modal Nikah

Ilustrasi perencanaan keuangan
Sumber :

VIVA Bisnis – Melandainya kondisi darurat COVID-19 saat ini berdampak positif kepada masyarakat generasi muda, terutama mereka yang tengah menuju jenjang pernikahan. Perencanaan keuangan yang baik pun harus dipastikan dilakukan.

img_title 5 Mitos soal Uang yang Diam-diam Bisa Bikin Hubungan dengan Pasangan Bermasalah

Sebab, menikah membutuhkan banyak persiapan dari menentukan konsep, kapasitas undangan hingga perencanaan keuangannya. Sehingga para calon mempelai dapat memiliki pernikahan impian mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, generasi milenial dan juga Gen Z terbilang cukup berhati-hati dalam mempersiapkan pernikahannya, terutama terkait biaya pernikahan yang menjadi perhatian utama untuk dipertimbangkan dengan matang.

img_title 4 Shio yang Punya Keuangan Menguntungkan, Karier Terus Menanjak

Berikut beberapa langkah yang perlu diperhatikan dalam merencanakan dan menghitung modal pernikahan:

Ilustrasi mengurus keuangan dengan pasangan.

Photo :
  • U-Report

img_title 3 Shio Ini Diprediksi Ketiban Rezeki Melimpah dan Karier Makin Cemerlang September-November

1. Merancang konsep pernikahan

Calon pengantin umumnya memiliki angan-angan bentuk pernikahan impian. Konsep terbaik biasanya terbentuk setelah kedua calon saling berdiskusi. Referensi konsep bisa di dapat melalui beberapa laman media sosial atau banyak diskusi dengan dekorator pernikahan, dan tentunya pastikan juga meminta masukan dari anggota keluarga.

Biasanya upacara pernikahan Indonesia cenderung kental dengan unsur budaya yang disesuaikan dengan etnis sang mempelai. Konsep pernikahan dengan unsur ini juga perlu dipertimbangan untuk mengetahui lebih jelas lagi, `apakah akan berkonsep indoor, outdoor atau semi outdoor. Semua detail ini harus disesuaikan dengan preferensi dari calon pengantin, agar pernikahan impian mereka dapat terwujud.

2. Menentukan kapasitas undangan dan kebutuhan utama lainnya

Setelah selesai dengan konsep pernikahan yang diinginkan, selanjutnya kedua mempelai harus memutuskan kapasitas undangan dan kebutuhan utama lainnya. Kapasitas undangan ini akan berpengaruh besar pada tempat resepsi yang akan digunakan dan juga beberapa kebutuhan utama lain seperti catering, souvenir, dan juga dekorasi ruangan.

Pada tahap ini, kedua mempelai perlu mempertimbangkan banyak opsi lantaran saat ini masih masuk dalam kondisi PPKM level 1. Perlu juga dipastikan bahwa kapasitas undangan dan keseluruhan jalannya acara sudah memenuhi standar dan peraturan pemerintah setempat. Untuk hal ini, kedua mempelai perlu memastikan bahwa jalannya acara sudah mendapatkan persetujuan dari pemerintah setempat, terkait keberlangsungan acara dengan kapasitas yang disebutkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Membuat perencanaan keuangan yang maksimal

Langkah terakhir adalah membuat daftar keuangan dari semua perencanaan yang sudah ada. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021 melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) menyebutkan bahwa modal pembiayaan pernikahan juga meningkat drastis setiap tahunnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut