Gubernur Sumbar Target Entaskan Kemiskinan 0 Persen di 2030

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.
Sumber :
  • istimewa

VIVA Bisnis – Angka kemiskinan di Sumatra Barat saat ini bertengger di posisi keenam terendah secara nasional atau terendah kedua di pulau Sumatera. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Sumbar memastikan jika target pengentasan kemiskinan ekstrim hingga nol persen pada 2030 sesuai SDGs atau tahun 2024 sudah sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional. 

img_title Dorong Pemda Sumbar Rancang Pertumbuhan Ekonomi yang Terukur dan Inklusif, Wamendagri Bima Beri Masukan Begini

"Adalah tugas kita bersama pada hari ini untuk berkolaborasi dan berkomitmen bersama untuk dapat kita intervensi melalui program dan kegiatan dari seluruh sektor baik yang dilaksanakan oleh provinsi, kabupaten dan kota. Dengan komitmen bersama, Insya Allah kemiskinan dapat kita turunkan dan kita entaskan," kata Mahyeldi, Jumat 7 Oktober 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi bilang kemiskinan merupakan fenomena yang kompleks dan bersifat multi dimensional serta tidak dapat secara mudah dilihat dari suatu angka absolut. Untuk itu, dibutuhkan komitmen dan sinergi serta optimalisasi berbagai program penanggulangan kemiskinan di Sumbar.

img_title Dini Hari Digerebek, Polisi Sita Ekskavator dan Tangkap Operator Alat Berat Tambang Ilegal di Pasaman

Ilustrasi Kemiskinan (Facebook/Celoteh Rakyat Miskin)

Photo :
  • U-Report

Mengingat pengentasan kemiskinan ekstrim hingga nol persen sangat penting, Pemrov Sumbar kata Mahyeldi, mengajak semua untuk menghilankan pola pikir yang keliru yang mengangap kemiskinan tidak dapat dihapuskan dan menganggap bagian dari takdir. 

img_title 4 Sekolah Rakyat Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026

"Padahal, sebenarnya miskin itu adalah kondisi hidup yang bisa berubah jika manusianya berniat mengubahnya," tutup Mahyeldi. 

Mentawai Tertinggi

Berdasar data BPS, Gubernur Mahyeldi menyebut Kabupaten Kepulauan Mentawai, merupakan wilayah dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Sumbar dengan presentase 14,84 persen.

"Oleh karena itu, pada tahun 2023 nanti saya sudah instruksikan SKPD terkait agar memprioritaskan program atau kegiatannya di Mentawai. Sehingga Mentawai, dapat keluar dari kondisi kemiskinan ekstrem sebagaimana yang diberi label oleh pemerintah pusat," ungkap Mahyeldi

Mahyeldi menjelaskan, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik Sumatera Barat bahwa, secara umum pada periode September 2013  hingga Maret 2022, tingkat kemiskinan di Sumatera Barat mengalami penurunan, baik dari sisi jumlah maupun persentasenya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama lebih satu windu ini kata Mahyeldi, jumlah penduduk miskin Sumatera Barat telah ditekan cukup signifikan dari 384,08 ribu jiwa pada September 2013, menjadi 335,21 ribu jiwa  pada Maret 2022. 

"Secara persentase juga mengalami penurunan dari 7,56 persen kondisi September 2013, menjadi 5,92 persen pada kondisi Maret 2022. Kondisi ini juga lebih rendah dari nasional yaitu 9,54 persen," ujar Mahyeldi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut