Sidak Harga Bahan Pokok di Sumedang, Mendag: Stabil, Cenderung Turun

Mendag Zulhas di Sumedang cek harga pangan.
Sumber :
  • istimewa

VIVA Bisnis – Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengecek harga barang kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional. Di mana kali ini, sidak itu dilakukan di Pasar Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat.

img_title Australia Jadi Pasar Kopi RI, Nilai Ekspor Rp10 Triliun Dibidik dalam 3 Tahun

Dari hasil pemantauannya, Mendag mengaku bersyukur bahwa harga-harga barang kebutuhan pokok di Pasar Tanjungsari itu terpantau stabil, bahkan cenderung turun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita bersyukur harga-harga stabil, bahkan ada yang cenderung turun. Misalnya beras di sini bisa dibeli dengan harga Rp 9.400 per kg," kata Zulhas dalam keterangannya, Jumat 11 November 2022.

img_title Respons Kritik Mantan Mendag Soal Kebakaran Hutan, Singapura Singgung Konfrontasi dengan Indonesia

"Bayarnya pun bisa pakai QRIS. Cukup dengan Smartphone sudah bisa belanja," tambahnya.

Baca juga: Arcandra Tahar Ungkap 2 Peristiwa Penting yang Bakal Menguji Harga Energi Dunia

img_title Harga Pangan Hari Ini Senin, 19 Oktober 2026, Cabai Rawit Merah Tembus Rp100 Ribu

Lebih lanjut, Zulhas menjelaskan bahwa beras dengan harga Rp 9.400 itu adalah beras yang hadir di pasaran, sebagai hasil penugasan Kemendag ke Perum Bulog melalui program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH).

"Sesuai arahan Pak Presiden, untuk menstabilisasi harga beras di pasaran, makan Kemendag hadir bersama Bulog menyediakan beras dengan harga terjangkau," ujar Mendag.

Tak hanya beras, harga barang kebutuhan pokok lain yang juga terpantau stabil cenderung turun antara lain yakni cabai merah kriting Rp 40.000, Ayam Rp 32.000, Bawang Merah Rp 35.000, dan MinyaKita dijual dengan harga Rp 13.500.

Mendag Zulhas di pasar Pa’baeng-baeng, Makassar, Sulawesi Selatan.

Photo :
  • VIVA/Supriadi Maud

"Ayam itu bahkan terlalu murah sebenarnya, normalnya itu Rp 35.000. kalau terlalu murah nanti peternak yang menggemukkan ayamnya bangkrut," kata Zulhas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi sebagai menterinya Ibu-ibu, menterinya pasar becek, Saya hari-hari memang rutin ke pasar untuk memastikan stok dan harga barang kebutuhan pokok aman," ujarnya.

Eks Menpora Malaysia, Syed Saddiq Syed Abdul Rahman

Syed Saddiq Respons Pernyataan M. Lutfi soal Karhutla: Ini Bukan Malaysia Lawan Indonesia!

Anggota parlemen Malaysia Syed Saddiq, menanggapi pernyataan mantan Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi terkait dengan asap karhutla yang terjadi saat ini

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut