Strategi Pemerintah Hadapi Ancaman Inflasi Tinggi Momen Nataru

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
Sumber :
  • Dokumentasi Kemenko Ekonomi.

VIVA Bisnis – Pemerintah mengantisipasi lonjakan harga jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. Sebab jika dikendalikan, bakal mendorong inflasi pada akhir tahun.

img_title Harga Pangan Hari Ini 27 Oktober 2026: Cabai Rawit Tembus Rp111 Ribu!

Hal itu menjadi salah satu pembahasan utama dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat, 25 November 2022. Perkembangan dan strategi kebijakan pengendalian inflasi menghadapi momen tersebut jadi prioritas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjabarkan, tercatat pada bulan Oktober 2022, inflasi Indonesia berada pada angka 5,71 persen (yoy) atau lebih rendah dibandingkan realisasi bulan September 2022 yang sebesar 5,95 persen (yoy). Penurunan tingkat inflasi tersebut didorong oleh deflasi komponen Volatile Food (VF) sebesar 7,19 persen (yoy), karena tercukupinya pasokan pangan serta extra effort yang telah dilakukan Pemerintah untuk menekan inflasi pasca-penyesuaian BBM.

img_title Hore! Pemerintah Siapkan Stimulus Tiket Pesawat untuk Nataru 2027 Senilai Rp722 Miliar

“Pada beberapa komponen yang diatur Pemerintah atau Administered Price (AP) mengalami inflasi sebesar 0,33 persen (mtm) atau 13,28 persen (yoy) terutama didorong dari kenaikan harga BBM, kemudian inflasi inti tercatat sebesar 3,31 persen (yoy),” ungkap Airlangga dalam rapat itu dikutip dari keterangannya, Sabtu, 26 November 2022.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Photo :
  • Kemenko ekonomi.

img_title Diskon Tiket Pesawat hingga Kapal Feri untuk Nataru 2026/2027! Catat Tanggal Mulai dan Besar Potongannya

Pembahasan dalam Rakortas TPIP-TPID kali ini difokuskan pada pengendalian inflasi di kawasan Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Hal tersebut mempertimbangkan karakteristik inflasi dan letak kawasan sebagai daerah perbatasan dengan tantangan geografis tersendiri.

Menurut Airlangga, kebijakan pengendalian inflasi pada kawasan tersebut difokuskan pada ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi dengan dukungan ketersediaan infrastruktur. Pemerintah Pusat meminta agar Pemerintah Daerah menggunakan dana daerah terutama untuk mendukung logistik, tadi ada beberapa daerah yang belum menggunakan dana tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"TPIP akan membuat surat, agar ini bisa dimanfaatkan dan kemudian beberapa hal yang menjadi catatan bahwa ke depan inflasi ini perlu ditangani secara lebih baik agar pertumbuhan ekonomi kita bisa berkualitas. Itu bisa dicapai kalau inflasinya bisa ditekan,” ungkap Airlangga.

Lebih lanjut, Airlangga juga menyampaikan arahan lainnya kepada daerah untuk melakukan perluasan kerja sama antar daerah (KAD) intra kawasan guna mengurangi HM.4.6/701/SET.M.EKON.3/11/2022 disparitas harga dan mendistribusikan pasokan dari daerah surplus ke daerah defisit. Selain itu, optimalisasi pelaksanaan Operasi Pasar atau Bazar Pangan Murah maupun KPSH juga perlu dilakukan untuk memastikan keterjangkauan harga dengan melibatkan berbagai stakeholders.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut