GOTO Beberkan Rencana Private Placement, Begini Perkembangannya

GOTO
Sumber :
  • fimela.com

VIVA Bisnis – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjelaskan perkembangan dari rencana penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu atau private placement, yang bakal dilakukan oleh perusahaan.

img_title Disebut Bakal Pegang 40 Persen Saham BEI usai Demutualisasi, Danantara Buka Suara

Sekretaris Perusahaan GOTO, R.A. Koesoemohadiani menjelaskan, perseroan telah mendapatkan persetujuan menerbitkan saham, dalam rangka penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) melalui rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada tanggal 28 Juni 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Perseroan dapat melakukan PMTHMETD maksimum sebesar 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan, sesuai POJK No.22/2021 untuk emiten yang menerapkan saham dengan hak suara multiple," kata Koesoemohadiani dalam paparan publik insidentil GOTO, Kamis 8 Desember 2022.

img_title Sebut Pergantian Jabatan Menkeu Bukan Perubahan, Suahasil: Ini Kelanjutan!

Baca juga: Harga Sahamnya Kerap Anjlok, Pihak GOTO Akhirnya Buka Suara

Karenanya, berdasarkan ketentuan tersebut dan persetujuan dari para pemegang saham, jumlah saham yang dapat diterbitkan GOTO maksimum adalah sebesar 118.436.392.950 saham seri A, atau 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.

img_title BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

"Berdasarkan persetujuan pemegang saham perseroan, perseroan dapat melaksanakan PMTHMETD tersebut kapan pun sampai dengan Juni 2023," ujar Koesoemohadiani.

GoTo.

Photo :
  • Dok: GoTo

Dia menambahkan, sampai dengan hari ini, Kamis 8 Desember 2022, GOTO juga masih terus menjajaki pilihan yang tersedia secara opportunistik. Hal itu dilakukan pihak perusahaan, seiring dengan pertimbangan-pertimbangan terkait kondisi makro ekonomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Per hari ini, perseroan juga masih terus menjajaki pilihan yang tersedia secara opportunistic, dengan mempertimbangkan kondisi makro ekonomi dan pasar modal," ujarnya.

Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara

Ambil Alih 40 Persen Saham Whoosh dari PSBI, Suahasil CS: Sedang Difinalisasi!

Proses pengalihan saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh, diakui oleh Suahasil CS tengah difinalisasi.

img_title
VIVA.co.id
18 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut