Menko Luhut: Negara Ini Jangan Jadi Drama

Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan.
Sumber :
  • istimewa

VIVA Bisnis – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta, untuk mempercepat pembangunan green and smart port atau pelabuhan hijau dan pelabuhan cerdas. Karena dengan itu Indonesia tidak akan menjadi negara penuh drama.

img_title Miris! OTT KPK di BNPB Terjadi saat Banjir dan Karhutla Masih Membara, Korupsi Dana Bencana saat Banyak Bencana

Luhut mengatakan, pada tahun ini terdapat 14 green and smart port di Indonesia. Di mana tahun depan Luhut menargetkan sebanyak 149 persen untuk digitalisasi, yang mana 112 berada di bawah Pelindo dan 37 di berbagai institusi termasuk swasta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini lah membangun suatu ekosistem kita bernegara. Negara ini jangan jadi negara yang jadi drama, karena anda senang lihat orang di OTT (operasi tangkap tangan) karena sistem kita tidak bagus," kata Luhut dalam Awarding Green Port 2022, Rabu, 28 Desember 2022.

img_title KPK Ungkap OTT di BNPB terkait Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa hingga Dana Kebencanaan

Baca juga: Harga Emas Hari Ini 28 Desember 2022: Global Amblas, Antam Berkilau

Luhut menegaskan dengan digitalisasi melalui green and smart port yang sudah diperbagus. Hal itu akan meminimalisir tindak perilaku korupsi.

img_title Usai Pejabatnya Kena OTT KPK, BNPB Perintah Inspektorat Penelusuran Internal dan Pengamanan Dokumen

"Sekarang sistem itu diperbagus, jangan membuat persepsi memotong-motong apa yang ingin Pemerintah lakukan. Pemerintah ingin melakukan suatu efisiensi dengan digitalisasi dengan membangun smart port membangun green port, ini penting," tegasnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Photo :
  • VIVA/Anisa Aulia

Luhut mengatakan, dari digitalisasi di pelabuhan ini Indonesia telah ada di atas negara maju lainnya. Karena Indonesia sudah masuk ke dalam 20 negara performa pelabuhan terbaik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dan teman teman harus ingat dampak G20 membawa indonesia makin terkenal. Jangan kita masih membawa persoalan persoalan istilah saya kampungan yang tidak perlu terjadi, bisa dihindari, kita menghindari dengan digitalisasi," ujarnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan

BNPB Akui Ada Ruangan di Kantornya Disegel KPK Pasca OTT

KPK mengonfirmasi melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) ke-22 sepanjang 2026 di lingkungan BNPB. Sebanyak 14 orang diamankan namun belum diketahui identitasnya

img_title
VIVA.co.id
14 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut