Rupiah Diproyeksi Menguat Jelang Akhir Pekan, Ini Pendorongnya

Rupiah melemah terhadap dolar AS.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU/aa

VIVA Bisnis – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot melemah pada perdagangan Jumat pagi, 3 Februari 2023. Terpantau pukul 09.19 WIB rupiah melemah sebesar 23 poin atau 0,25 persen ke posisi Rp 14.911 per dolar AS, dibandingkan pada penutupan sebelumnya senilai Rp 14.888 per dolar AS.

Strategi ASDP Indonesia Ferry Bantu Perluas Pasar Produk UMKM

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) terakhir atau kemarin sore, mematok rupiah di angka Rp 14.868 per dolar AS.

Analis PT Sinarmas Futures Ariston Tjendra memperkirakan, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan menguat hari ini. Hal itu seiring dengan sikap Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (Fed).

Tugas Thomas DjiwandonoSebagai Wamenkeu, Sri Mulyani: Susun RAPBN 2025

"Rupiah dan nilai tukar lainnya harusnya masih mendapatkan dukungan penguatan dari sikap the Fed, yang memberikan indikasi akan lebih longgar terhadap kenaikan suku bunga acuannya tahun ini," ujar Ariston kepada VIVA Jumat, 3 Februari 2023.

Bule di Bali antusias tukar uangnya ke rupiah baru.

Photo :
  • VIVA/Maha Liarosh (Bali)
Dairi Prima Minera Komitmen Genjot Pembangunan Masyarakat di Wilayah Kerja, Ini Buktinya

Ariston menilai, dari data-data ekonomi global juga menunjukkan bahwa inflasi di beberapa negara besar sudah mulai menurun. Sebab aktivitas ekonomi juga terlihat bertumbuh.

"Ini memunculkan persepsi bahwa ekonomi ke depan semakin membaik dan mendorong pelaku pasar masuk kembali ke aset berisiko," ujarnya.

Namun di sisi lain, pasar juga masih harus mewaspadai penguatan dolar AS yang terjadi terhadap mata uang lainnya. Karena dimungkinkan, dari data tenaga kerja AS yang masih cukup bagus akan memberikan persepsi terhadap the Fed atas kebijakan moneternya.

Uang dolar AS dan rupiah.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom.

"Mungkin saja, data tenaga kerja AS yang masih cukup bagus seperti yang diperlihatkan semalam yaitu data klaim tunjangan pengangguran mingguan, masih memberikan persepsi the Fed bisa memperketat lagi kebijakan moneternya," jelasnya.

Adapun potensi penguatan rupiah hari ini ada di kisaran Rp 14.830-Rp 14.850. Sedangkan potensi pelemahan ke arah Rp 15.000.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya